Berita

Presiden Prabowo Subianto di HUT Danantara (Foto: YouTube Sekretariat Presiden)

Politik

Prabowo Gembira, Berkat Danantara ROA BUMN Naik 300 Persen

RABU, 11 MARET 2026 | 19:43 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto memuji kinerja Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara yang dinilai menunjukkan perkembangan positif dalam tahun pertama operasionalnya.

Dalam pidatonya di perayaan HUT ke-1 Danantara, Rabu sore, 11 Maret 2026, Prabowo mengaku menerima laporan yang menggembirakan terkait peningkatan kinerja pengelolaan aset BUMN setelah dilakukan konsolidasi melalui Danantara. 

Dikatakan bahwa tingkat pengembalian aset atau return on asset (ROA) mengalami lonjakan signifikan yakni 300 persen dibandingkan periode sebelumnya. 


“Saya dapat laporan saya cukup gembira return on asset 1 tahun 2025 dibandingkan tahun sebelum-sebelumnya sudah naik lebih dari 300 persen. Ini cukup baik dan ini membuktikan premis kita mendirikan Danantara ini bahwa tidak mungkin suatu manajemen yang baik kalau tidak di satu kendali, di satu tangan, di satu manajemen,” ujar Prabowo.

Menurut Prabowo, pembentukan Danantara bertujuan mengonsolidasikan pengelolaan seluruh aset negara agar lebih efektif dan terarah. 

Dengan sistem manajemen yang terpadu, pengelolaan kekayaan bangsa diharapkan dapat memberikan manfaat maksimal bagi perekonomian nasional.

“Danantara adalah suatu konsolidasi dari semua aset yang dimiliki bangsa dan negara kita. Artinya Danantara diberi tugas dan kepercayaan yang cukup berat, yaitu mengelola dan memanage kekayaan bangsa,” kata Prabowo.

Selain itu, Prabowo juga menyinggung potensi Danantara menempati posisi keenam atau ketujuh sebagai lembaga pengelola kekayaan negara terbesar di dunia.

"Kita bersyukur ya, kita sekarang sudah punya suatu badan, bisa disetarakan dengan sovereign wealth fund di dunia. Kita bersyukur sekarang Indonesia punya sovereign wealth fund mungkin keenam, ketujuh besar, terbesar di dunia, ya," ungkapnya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya