Berita

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menghadiri pembukaan Program nasional Belanja di Indonesia Aja (BINA) Lebaran 2026. (Foto: Istimewa)

Bisnis

BINA Lebaran 2026 Targetkan Transaksi Rp53 Triliun

RABU, 11 MARET 2026 | 16:28 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Program nasional Belanja di Indonesia Aja (BINA) Lebaran 2026 resmi digelar. Program ini bertujuan mendorong konsumsi domestik selama Ramadan hingga menjelang Idulfitri.

Pembukaan acara dihadiri Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Perdagangan Budi Santoso, Ketua Umum Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO) Budihardjo Iduansjah, Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonzus Widjaja, Direktur The Foodhall Lenny Tjandra, serta Vice President Government Affairs Lazada Indonesia Yovan Sudarma, bersama para pelaku industri ritel dan mitra strategis.

Program BINA Lebaran 2026 berlangsung hingga 30 Maret 2026 di lebih dari 400 pusat perbelanjaan dan sekitar 80.000 toko di seluruh Indonesia. Berbagai promo dan potongan harga hingga 70 persen ditawarkan untuk produk fesyen, elektronik, kebutuhan rumah tangga hingga kuliner. Program ini menargetkan total transaksi mencapai Rp53,38 triliun.


“Pemerintah mengapresiasi karena kegiatan ini terus diselenggarakan secara konsisten pada setiap momentum hari besar keagamaan. Untuk periode kali ini berlangsung sekitar 25 hari, dari tanggal 6 hingga 30, dan kami melihat sejak Januari konsumsi masyarakat sudah cukup bergeliat. Hal ini tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen yang berada di level 127, yang menunjukkan optimisme masyarakat terhadap kondisi ekonomi,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

Ia juga menyebut pemerintah telah menyalurkan berbagai stimulus pada triwulan pertama, termasuk bantuan sosial beras dan minyak goreng kepada sekitar 35 juta keluarga penerima manfaat.

“Dengan berbagai stimulus tersebut, kami berharap program Belanja di Indonesia Aja (BINA) yang menargetkan transaksi sekitar Rp53 triliun dapat semakin mendorong konsumsi domestik,” tambahnya.

Ketua Umum HIPPINDO Budihardjo Iduansjah menilai Ramadan dan Lebaran merupakan momentum paling penting bagi industri ritel nasional.

“Melalui program BINA Lebaran 2026, lebih dari 400 pusat perbelanjaan dan sekitar 80.000 outlet di seluruh Indonesia menghadirkan berbagai promo menarik dengan potongan harga hingga 70 persen," jelasnya. 

Program ini diharapkan menjadi bagian dari upaya bersama untuk mendorong masyarakat berbelanja di dalam negeri dan memperkuat perputaran ekonomi nasional.

Sementara itu, Vice President Government Affairs Lazada Indonesia Yovan Sudarma menegaskan partisipasi Lazada dalam program ini merupakan bentuk dukungan terhadap penguatan ekonomi nasional melalui integrasi ritel dan ekosistem digital.

“Kolaborasi Lazada dengan HIPPINDO dalam program BINA Lebaran 2026 menjadi wujud komitmen kami dalam mendukung agenda penguatan ekonomi nasional melalui kolaborasi lintas ekosistem. Bersama HIPPINDO dan para pemangku kepentingan lainnya, kami mendorong integrasi yang lebih erat antara industri ritel offline dan kanal digital agar momentum Ramadan dan Idulfitri dapat lebih optimal,” kata Yovan.

Ia menambahkan, melalui teknologi dan pendekatan berbasis data, Lazada terus membantu brand dan UMKM lokal Indonesia memperluas jangkauan pasar sekaligus meningkatkan penjualan.

“Kami percaya bahwa sinergi antara pemerintah asosiasi, dan pelaku industri seperti yang terwujud dalam program BINA bisa meningkatkan daya saing pelaku usaha Indonesia secara berkelanjutan,” tambahnya.

Dengan kolaborasi antara pemerintah, asosiasi ritel, pusat perbelanjaan, dan mitra digital, program BINA Lebaran 2026 diharapkan mampu menjadi penggerak utama konsumsi domestik selama Ramadan dan Idulfitri serta memperkuat perputaran ekonomi nasional.


Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Terbuka Peluang Duetkan Pramono-AHY di 2029

Jumat, 11 September 2026 | 06:21

Komnas Palestina Salurkan 300.000 Liter Air Bersih ke Gaza

Jumat, 11 September 2026 | 06:08

Buku 'Islam Ala Prabowo' Bukan Produk MUI

Jumat, 11 September 2026 | 05:31

Tak Ada Alasan MK Menolak Gugatan Denny Indrayana Cs

Jumat, 11 September 2026 | 05:14

Kemenhaj Tutup Celah Jual Beli Antrean Haji Khusus

Jumat, 11 September 2026 | 05:04

Tiket Termurah Persija vs Persib Rp150 Ribu, Termahal Rp1,5 Juta

Jumat, 11 September 2026 | 04:24

Pansus Papua DPD RI Harus Bongkar Akar Konflik

Jumat, 11 September 2026 | 04:00

Perampasan Aset: Keharusan Hukum vs Kecemasan Publik

Jumat, 11 September 2026 | 03:39

Kudu Yakin Persib Libas Persija 2-0

Jumat, 11 September 2026 | 03:18

Terima Aspirasi Buruh

Jumat, 11 September 2026 | 03:00

Selengkapnya