Berita

Wilayah Lebanon yang digempur Israel (Tangkapan layar RMOL dari siaran YouTube Reuters)

Dunia

Serangan Israel ke Lebanon Tewaskan 570 Orang, 759 Ribu Warga Mengungsi

RABU, 11 MARET 2026 | 13:25 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Serangan Israel di Lebanon dilaporkan telah menewaskan sedikitnya 570 orang dan melukai 1.444 lainnya sejak eskalasi konflik dimulai pada 2 Maret 2026. 

Konflik yang terus memanas juga memicu pengungsian besar-besaran. Pemerintah Lebanon mencatat sekitar 759.300 orang telah terdaftar sebagai pengungsi di berbagai wilayah akibat serangan yang berlangsung selama beberapa hari terakhir.

Dikutip dari Xinhua, Rabu 11 Maret 2026, dari jumlah tersebut, sekitar 122.600 orang kini tinggal di 580 tempat penampungan yang disediakan pemerintah untuk menampung warga yang terpaksa meninggalkan rumah mereka.


Di tengah situasi itu, Israel dilaporkan kembali melancarkan tiga serangan udara di pinggiran selatan Beirut pada Selasa sore, 10 Maret 2026. Serangan juga terus berlangsung di sejumlah wilayah di Lebanon selatan, menurut laporan Kantor Berita Nasional Lebanon.

Eskalasi konflik bermula setelah kelompok Hezbollah menembakkan roket dari Lebanon ke arah Israel pada 2 Maret, yang disebut sebagai serangan pertama sejak gencatan senjata diberlakukan pada 27 November 2024.

Militer Israel menyatakan mereka telah meluncurkan apa yang disebut sebagai “kampanye militer ofensif” terhadap Hizbullah. Operasi itu mencakup serangan udara besar-besaran di berbagai wilayah Lebanon serta serangan darat di dekat perbatasan.

Israel juga memperingatkan warga sipil untuk meninggalkan wilayah selatan Sungai Litani dan pinggiran selatan Beirut, karena area tersebut menjadi target operasi militer yang sedang berlangsung.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

UPDATE

Pemerintah Siapkan Skenario Haji Jika Konflik Timur Tengah Memanas

Rabu, 11 Maret 2026 | 12:14

KPK Hormati Putusan Hakim, Penyidikan Dugaan Korupsi Kuota Haji Tetap Berlanjut

Rabu, 11 Maret 2026 | 12:12

Naik Transjakarta Kini Bisa Bayar Tiket Pakai QRIS Tap BRImo

Rabu, 11 Maret 2026 | 12:06

Marak OTT Kepala Daerah, Kemendagri Harus Bertindak

Rabu, 11 Maret 2026 | 12:01

RDF Plant Rorotan Diaktifkan Usai Longsor TPST Bantargebang

Rabu, 11 Maret 2026 | 11:47

Seleksi Anggota Dewan Komisioner OJK Dimulai Hari Ini

Rabu, 11 Maret 2026 | 11:44

Lantik Pengurus DPW PPP Gorontalo, Mardiono Optimistis Menuju 2029

Rabu, 11 Maret 2026 | 11:43

Harga Bitcoin Terkoreksi Tipis

Rabu, 11 Maret 2026 | 11:34

Emas Logam Mulia Naik Rp40 Ribu, Dekati Harga Rp3,1 Juta per Gram

Rabu, 11 Maret 2026 | 11:29

Viral Mobil Pickup Impor India untuk Koperasi Desa Tiba di Indonesia

Rabu, 11 Maret 2026 | 11:18

Selengkapnya