Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Harga Bitcoin Terkoreksi Tipis

RABU, 11 MARET 2026 | 11:34 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga Bitcoin mengalami sedikit penurunan dalam 24 jam terakhir di tengah fase pendinginan pasar setelah reli sebelumnya.

Dikutip dari CoinMarketCap, Rabu 11 Maret 2026, Bitcoin turun sekitar 0,97 persen ke level 69.526 Dolar AS dalam 24 jam terakhir.

Salah satu faktor utama yang memicu pelemahan ringan ini adalah penurunan leverage di pasar derivatif. Data menunjukkan open interest perpetual swap turun sekitar 2,47 persen menjadi 402,14 miliar Dolar AS, sementara tingkat pendanaan rata-rata berubah negatif menjadi -0,003 persen. Kondisi ini menandakan banyak trader menutup posisi long dengan leverage, sehingga tekanan jual muncul meski tidak terlalu besar.


Selain itu, tidak ada sentimen negatif khusus yang menekan Bitcoin dalam 24 jam terakhir. Pergerakan harga lebih mencerminkan fase konsolidasi setelah reli sebelumnya, sesuatu yang umum terjadi ketika pasar mencoba menyeimbangkan kembali posisi investor.

Untuk prospek jangka pendek, Bitcoin saat ini bergerak di antara beberapa level teknikal penting. Salah satu faktor yang akan diperhatikan pasar adalah apakah arus masuk dana ke ETF Bitcoin akan terus berlanjut setelah tercatat net inflow sebesar 167 juta Dolar AS pada hari Senin.

Secara teknikal, jika level 69.682 Dolar AS mampu bertahan, harga berpeluang kembali menguji zona resistensi di sekitar 71.000 Dolar AS. Namun jika harga turun menembus support berikutnya di 69.115 Dolar AS (retracement 78,6 persen), maka risiko koreksi yang lebih dalam bisa meningkat.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

CELIOS Ungkap Ketimpangan Ekonomi Indonesia 2026

Rabu, 22 April 2026 | 14:13

Penambahan Komando Teritorial Berpotensi Seret TNI ke Politik Praktis

Rabu, 22 April 2026 | 14:05

Mega Syariah Bukukan Akuisisi Dana Pihak Ketiga Rp709 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 14:01

Prabowo Bakal Perbanyak Konser K-Pop di Indonesia

Rabu, 22 April 2026 | 13:49

Konsumsi BBM Harus Bijak di Tengah Gejolak Harga

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

Komisi X DPR Sesalkan Dugaan Kecurangan Peserta UTBK Undip

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

YLKI Sebut Pajak Tol Salah Sasaran dan Memberatkan Rakyat

Rabu, 22 April 2026 | 13:38

IHSG Sesi I Terkoreksi ke Level 7.544 di Tengah Ketidakpastian Geopolitik Timur Tengah

Rabu, 22 April 2026 | 13:24

Purbaya Pastikan Nasib Utang Whoosh Sudah Rampung

Rabu, 22 April 2026 | 13:10

Prabowo Jajaki Peluang Kirim WNI Ikut Program Kosmonaut Rusia

Rabu, 22 April 2026 | 12:58

Selengkapnya