Berita

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar saat menghadiri acara Tadarus Budaya bertajuk "Menyambut Nuzulul Qur'an dengan CINTA DAN DOA Bersama untuk Iran" . (Foto: Humas PKB)

Politik

Peringatan Nuzulul Quran

Cak Imin Serukan Keadilan dan Doa untuk Iran

RABU, 11 MARET 2026 | 09:21 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Peringatan Nuzulul Quran tidak boleh berhenti pada seremoni semata, melainkan harus menjadi momentum menghadirkan nilai keadilan dalam kehidupan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar saat menghadiri acara Tadarus Budaya bertajuk "Menyambut Nuzulul Qur'an dengan CINTA DAN DOA Bersama untuk Iran" yang diselenggarakan oleh DKP Panji Bangsa di Deheng House, Jakarta Selatan, Selasa malam, 10 Maret 2026.

Cak Imin, sapaan akrabnya, mengapresiasi langkah Panji Bangsa yang mengemas tadarus dalam bingkai budaya. Menurutnya, budaya adalah manifestasi dari kreativitas manusia untuk menciptakan keadaan yang lebih baik di tengah tantangan nasional maupun global yang semakin kompleks.


"Tadarus budaya ini adalah sub dari tadarus Al-Qur'an yang unggul dan lengkap. Budaya menuntut kita untuk berkreasi, menghadirkan, dan berbuat guna menjadikan keadaan lebih baik," ujarnya.

Dalam orasi budayanya, Cak Imin menyoroti visi Al-Qur'an tentang rasa aman dan selamat yang hanya bisa dicapai melalui tegaknya keadilan. Ia mengingatkan para pemimpin bahwa keadilan tidak akan datang dengan sendirinya tanpa upaya politik yang serius.

"Keadilan harus terus dihadirkan, keadilan tidak bisa datang dari langit. Keadilan itu adalah amanat bagi seorang pemimpin. Esensinya adalah mendekatkan akses bagi orang yang menderita," tegasnya.

Ia secara khusus menginstruksikan Panji Bangsa untuk terus berada di garis depan dalam memperjuangkan hak-hak umat dan bangsa, terutama bagi mereka yang selama ini terpinggirkan dari akses kesejahteraan.

"Keadilan harus terus dihadirkan, keadilan tidak bisa datang dari langit, keadilan itu salah satu amanat bagi seorang pemimpin. Dan keadilan itu adalah mendekatkan akses pada orang yang menderita. Disitulah kita hadir, dan saya minta Panji Bangsa hadir untuk mewujudkan keadilan bagi seluruh masyarakat, umat, bangsa dan negara," tegasnya.

Senada dengan Muhaimin, Ketua Umum Panji Bangsa, Rivqy Abdul Halim, menjelaskan bahwa acara ini didesain untuk menunjukkan wajah Islam yang inklusif dan menyenangkan. Peringatan Nuzulul Qur'an kali ini dimeriahkan dengan berbagai penampilan mulai dari live music, puisi, stand up comedy, hingga atraksi badut perayaan.

"Pesan kami jelas: bagaimana kita bisa mencintai Al-Qur'an dengan riang gembira. Ya ngopi, ya ngaji, melok (ikut) kiai sampai mati, bela PKB sampai mati," ungkap sosok yang akrab disapa Gus Rivqy tersebut.

Acara yang berlangsung khidmat namun santai ini diawali dengan khataman Al-Qur'an dan dilanjutakn dengan doa bersama untuk kedamaian di Iran dan solidaritas kemanusiaan global, sebagai perwujudan nilai-nilai universal Al-Qur'an yang membawa rahmat bagi seluruh alam.

Hadir dalam acara tersebut Bendahara Umum DPP PKB Bambang Susanto, sejumlah anggota DPR RI Fraksi PKB, pengurus teras Panji Bangsa, serta masyarakat sekitar.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Gugurnya Prajurit Jadi Panggilan Indonesia Tak Lagi Jadi Pemain Cadangan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:20

Aktivis KontraS Ungkap Kondisi Terkini Andrie Yunus di RSCM

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:19

Trump Ngotot akan Tetap Hancurkan Listrik dan Semua Pabrik di Iran

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:17

KPK Kembangkan Kasus Suap Importasi

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:09

Pertamina Bantah Kabar Harga Pertamax Tembus Rp17 Ribu per Liter

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:02

Siang Ini Jakarta Diprediksi Kembali Hujan Ringan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:00

Tiga Prajurit RI Gugur di Lebanon, Menlu Desak DK PBB Rapat Darurat

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:45

Transparansi Terancam: 37 Ribu Pejabat Belum Serahkan LHKPN

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:40

Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Dilimpahkan ke Puspom TNI

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:27

Gibran Didorong Segera Berkantor di IKN Agar Tak Mubazir

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:18

Selengkapnya