Berita

Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Wall Street Ditutup Beragam, Investor Ragu Perang Segera Berakhir

RABU, 11 MARET 2026 | 08:38 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa saham Amerika Serikat ditutup bervariasi (mixed) setelah sempat menguat di awal perdagangan. 

Sentimen pasar berubah seiring meningkatnya ketegangan di Timur Tengah dan memudarnya harapan bahwa perang antara AS-Israel dan Iran akan segera berakhir.

Dikutip dari Reuters, Rabu 11 Maret 2026, pada penutupan perdagangan Selasa, indeks Dow Jones Industrial Average turun 34,29 poin atau 0,07 persen menjadi 47.706,51. S&P 500 melemah 14,51 poin atau 0,21 persen ke level 6.781,48, sementara Nasdaq Composite masih mampu naik tipis 1,16 poin atau 0,01 persen ke 22.697,10.


Dari 11 sektor utama dalam indeks S&P 500, sektor teknologi menjadi satu-satunya yang menguat. Sebaliknya, sektor energi mencatat penurunan paling besar setelah harga minyak anjlok tajam.

Saham perusahaan semikonduktor mencatat kenaikan. Nvidia naik sekitar 1,2 persen, sementara SanDisk melonjak 5,1 persen dan Western Digital naik 1,6 persen.

Pelaku pasar kini menunggu sejumlah data ekonomi penting yang akan dirilis minggu ini, termasuk indeks harga konsumen (CPI) dari Departemen Tenaga Kerja AS, revisi data PDB kuartal keempat, serta laporan Personal Consumption Expenditures (PCE) yang menjadi indikator inflasi pilihan bank sentral AS.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya