Berita

Juru bicara Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC), Ali Mohammad Naini (Tangkapan layar RMOL dari siaran YouTube Times Now)

Dunia

Iran: Kami yang Menentukan Kapan Perang Berakhir

RABU, 11 MARET 2026 | 08:30 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Iran menanggapi keras pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, yang mengklaim bahwa pihaknya berada di posisi unggul dalam konflik dengan Teheran dan memperkirakan perang tidak akan berlangsung lama.

Juru bicara Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC), Ali Mohammad Naini menegaskan bahwa arah dan akhir konflik sepenuhnya berada di tangan Iran, bukan Amerika.

“Iran akan menentukan kapan perang berakhir,” kata Naini dalam pernyataan yang disiarkan media pemerintah Iran, dikutip dari Associated Press, Rabu 11 Maret 2026.


Sebelumnya, Trump mengatakan operasi militer terhadap Iran kemungkinan hanya berlangsung dalam waktu singkat. Menurutnya, langkah tersebut merupakan operasi sementara untuk menghadapi ancaman dari Teheran.

“Saya pikir Anda akan melihat bahwa ini akan menjadi operasi jangka pendek,” kata Trump di hadapan para pendukungnya.

Namun beberapa jam kemudian, Trump juga mengeluarkan peringatan keras terkait jalur energi global di Selat Hormuz. Ia menegaskan bahwa Amerika Serikat tidak akan membiarkan Iran mengganggu arus pengiriman minyak dunia melalui jalur strategis tersebut.

“Jika Iran melakukan sesuatu yang menghentikan aliran minyak di Selat Hormuz, mereka akan dihantam oleh Amerika Serikat dua puluh kali lebih keras daripada yang telah mereka alami sejauh ini,” tulis Trump di media sosial.

Di sisi lain, Teheran menilai pernyataan Washington sebagai bentuk tekanan politik sekaligus propaganda perang. Iran juga menegaskan siap menghadapi konflik berkepanjangan dan menilai peluang diplomasi masih sangat kecil selama serangan dari Amerika Serikat dan Israel terus berlangsung.

Sementara itu, Iran dilaporkan terus melancarkan serangan baru ke sejumlah negara di kawasan Teluk Persia. Eskalasi konflik di Timur Tengah tersebut turut memicu lonjakan harga minyak dunia dan mengguncang perekonomian global.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Tokoh Reformasi Amien Rais, Megawati, Sultan HB X dan Gus Dur

Selasa, 12 Mei 2026 | 14:15

KPK Panggil Mantan Kepala BBPJN Stanley Cicero

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:55

Trump Geram Kuba Tak Kunjung Tumbang Meski Dihantam Embargo Minyak AS

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:54

UEA Diduga Diam-Diam Ikut Serang Iran

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:47

Juri Lomba Cerdas Cermat Jangan Antikritik

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:45

Dua Ajudan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Digarap KPK

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:41

Purbaya Dorong Insentif Mobil Listrik di Tengah Ancaman Konflik Iran-AS Berkepanjangan

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:25

Gibran Puji Inovasi Transportasi Gratis Pemprov DKI

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:20

Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar di Kalbar Harus Diulang

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Aktivis Global Sumud Flotilla Alami Penyiksaan Selama Ditahan Israel

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Selengkapnya