Berita

Ilustrasi (Gambar: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Pasar Eropa Cetak Reli Terbesar Sejak 2025 di Tengah Harapan Damai Timur Tengah

RABU, 11 MARET 2026 | 07:33 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa saham Eropa mencatatkan lonjakan harian terbesar. Sentimen positif ini dipicu oleh spekulasi pasar bahwa ketegangan geopolitik antara AS-Israel dan Iran akan segera mereda menyusul pernyataan optimis dari Presiden Donald Trump.

Indeks STOXX 600 (Pan-Eropa) melesat 1,88 persen ke level 606,12, pada penutupan Selasa 10 Maret 2026 waktu setempat, atau Rabu dini hari WIB. Indeks ini bangkit dari posisi terendah dua bulan terakhir.

DAX Jerman melonjak tajam 2,39 persen menjadi 23.968,63, didorong oleh sektor eksportir. IBEX 35 (Spanyol) menjadi performa terbaik dengan kenaikan 3,1 persen karena dominasi sektor keuangan.


FTSE 100 (Inggris) naik 1,59 persen ke posisi 10.412,24 , sedangkan CAC 40 (Prancis) menguat 1,79 persen jadi 8.057,36.

Sektor perbangkan menjadi motor utama penguatan indeks dengan kenaikan 3,6 persen, dipimpin oleh raksasa seperti HSBC dan Banco Santander.

Sektor industri dan perjalanan juga menguat 2,5 - 2,8 persen. Investor mulai memborong saham maskapai dan pariwisata seiring harapan normalisasi aktivitas jika perang berakhir.

Saham Volkswagen naik 2,6 persen  berkat proyeksi pemulihan margin keuntungan.

Harga minyak duniasempat fluktuatif sebelum anjlok sekitar 11 persen ke bawah 90 Dolar AS per barel. Hal ini memberi nafas lega bagi Eropa yang sangat bergantung pada impor energi.

Meski pasar reli, investor tetap waspada terhadap inflasi. Muncul ekspektasi bahwa Bank Sentral Eropa (ECB) mungkin akan menaikkan suku bunga satu kali hingga akhir tahun jika risiko energi tetap tinggi.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Prabowo Kumpulkan Ratusan Pengurus Kadin se-Indonesia di Istana

Jumat, 31 Juli 2026 | 14:26

Larangan Dapur MBG Gunakan Barang Bersubsidi Sudah Tepat

Jumat, 31 Juli 2026 | 14:25

Cegah Gagal Panen, Komisi IV DPR Minta Pemerintah Antisipasi Dampak El Nino

Jumat, 31 Juli 2026 | 14:03

Indonesia-Tiongkok Perkuat Kemitraan Strategis Berbasis Ekonomi Hijau

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:53

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Dinilai Paling Siap, Palangka Raya jadi Percontohan Digitalisasi Perlinsos Berbasis IKD

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:33

Praperadilan Ketiga Roy Suryo, Ahli Perkuat Dalil Permohonan Ganti Rugi Rp206 Juta

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:32

Jakarta Gandeng Banten Bangun Kawasan Ketahanan Pangan Terpadu

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:27

Digitalisasi Perizinan Tutup Celah Perdagangan Satwa Liar Ilegal

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:12

IHSG Sesi I Menguat 29 Poin, Saham TINS DEWA dan BBCA Paling Memikat Investor

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:12

Selengkapnya