Berita

Juru bicara Pentagon Sean Parnell (Tangkapan layar RMOL dari siaran YouTube DWS)

Dunia

Pentagon Laporkan 140 Tentara AS Terluka dalam Perang Iran

RABU, 11 MARET 2026 | 07:06 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Departemen Pertahanan Amerika Serikat (AS) mengungkapkan sekitar 140 anggota militer AS mengalami luka-luka sejak dimulainya perang melawan Iran pada 28 Februari 2026.

Juru bicara Pentagon, Sean Parnell, mengatakan sebagian besar cedera yang dialami tentara selama Operasi Epic Fury bersifat ringan. Dari jumlah tersebut, 108 prajurit sudah kembali bertugas, sementara delapan lainnya masih dalam kondisi kritis dan menjalani perawatan medis intensif.

“Sejak dimulainya Operasi Epic Fury, sekitar 140 anggota militer AS terluka selama 10 hari serangan berkelanjutan,” kata Parnell, dikutip dari Reuters, Rabu 11 Maret 2026.


Selain korban luka, militer AS juga mengonfirmasi tujuh personel tewas akibat serangan Iran di berbagai wilayah Timur Tengah. Pada Senin, seorang anggota militer lainnya meninggal dunia di Kuwait karena insiden terkait kesehatan, sehingga total korban jiwa menjadi delapan orang.

Serangan Iran terjadi sebagai balasan atas kampanye pengeboman AS dan Israel yang telah menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei serta lebih dari 1.250 orang lainnya. Iran kemudian meluncurkan serangan rudal dan drone ke Israel dan sejumlah pangkalan militer AS di kawasan Timur Tengah.

Presiden AS Donald Trump mengatakan perang ini hampir selesai, namun pejabat Gedung Putih menyatakan operasi militer masih akan berlanjut hingga seluruh target tercapai. Target tersebut antara lain menghancurkan kemampuan rudal Iran, melemahkan angkatan lautnya, mencegah Iran memiliki senjata nuklir, serta melumpuhkan jaringan kelompok sekutunya di kawasan.

Trump juga menyebut perang tersebut sebagai awal pembangunan negara baru. Ia menegaskan keputusan mengenai kapan Iran dianggap menyerah tanpa syarat akan ditentukan oleh dirinya sendiri.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Gugurnya Prajurit Jadi Panggilan Indonesia Tak Lagi Jadi Pemain Cadangan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:20

Aktivis KontraS Ungkap Kondisi Terkini Andrie Yunus di RSCM

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:19

Trump Ngotot akan Tetap Hancurkan Listrik dan Semua Pabrik di Iran

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:17

KPK Kembangkan Kasus Suap Importasi

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:09

Pertamina Bantah Kabar Harga Pertamax Tembus Rp17 Ribu per Liter

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:02

Siang Ini Jakarta Diprediksi Kembali Hujan Ringan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:00

Tiga Prajurit RI Gugur di Lebanon, Menlu Desak DK PBB Rapat Darurat

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:45

Transparansi Terancam: 37 Ribu Pejabat Belum Serahkan LHKPN

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:40

Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Dilimpahkan ke Puspom TNI

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:27

Gibran Didorong Segera Berkantor di IKN Agar Tak Mubazir

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:18

Selengkapnya