Berita

Lokasi longsor sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi.(Foto: PPID DKI Jakarta)

Nusantara

Operasional TPST Bantargebang Ditargetkan Pulih dalam Sepekan

RABU, 11 MARET 2026 | 00:01 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pemprov DKI Jakarta bergerak cepat menangani dampak longsor yang terjadi di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi.

Melalui penanganan intensif di lapangan, operasional pengelolaan sampah Jakarta ditargetkan dapat kembali normal dalam waktu satu pekan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta, Asep Kuswanto mengatakan, saat ini tim di lapangan memfokuskan pekerjaan pada pembersihan material longsoran sekaligus penataan kembali area terdampak di Zona 4A.


“Kami menargetkan pengelolaan sampah di TPST Bantargebang dapat kembali normal dalam sepekan," kata Asep dikutip dari PPID DKI Jakarta, Rabu 11 Maret 2026.

Menurut Asep, saat ini tim di lapangan sedang menangani material longsoran yang berada di aliran sungai di sekitar lokasi kejadian.

Material longsoran yang berada di aliran sungai akan dipindahkan ke area penimbunan, yakni Zona 4 Kecil dan Zona 4 Besar. 

Penataan ulang juga dilakukan agar kondisi zona tersebut lebih aman dan tertata. 

DLH DKI Jakarta menargetkan aliran sungai di sekitar lokasi dapat segera kembali lancar sehingga tidak lagi menimbulkan luapan air ke badan jalan di kawasan tersebut.

Diketahui, longsor sampah di TPST Bantargebang, menyebabkan tujuh orang meninggal dunia. Insiden ini terjadi di zona 4 TPA Bantargebang, pada Minggu sore, 8 Maret 2026, sekitar pukul 15.29 WIB.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Suap ke Pejabat ATR/BPN Berawal PT Summarecon Agung Tbk Caplok Lahan Warga

Selasa, 29 September 2026 | 14:21

Prabowo Panggil Mendikti Saintek hingga Kepala BNN, Bahas Pengentasan Narkoba

Selasa, 29 September 2026 | 14:18

BI Ungkap Biang Kerok Rupiah Jeblok ke Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 29 September 2026 | 14:11

Pimpinan DPR Setuju Komisi XIII Periksa Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 14:00

Tangis Mahathir Mohamad Pecah Saat Mengantar Istri ke Peristirahatan Terakhir

Selasa, 29 September 2026 | 13:52

Prabowo-Megawati Bakal Bertemu Lagi, Dasco: Nasi Gorengnya Belum Keluar

Selasa, 29 September 2026 | 13:51

Sistem Pemungutan Pajak Digital Luar Negeri sudah Beroperasi

Selasa, 29 September 2026 | 13:48

Bitcoin Masih Stabil Meski Harga Minyak Naik Tajam

Selasa, 29 September 2026 | 13:45

Pekan Ini DPR Bertemu Parpol Non-Parlemen Bahas RUU Pemilu

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

KRI Sriwijaya-100 Bakal Dimodifikasi Dukung Penanganan Bencana

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

Selengkapnya