Berita

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: RMOL/Alifia)

Bisnis

Purbaya Minta Perketat Pengawasan Internal Sebelum Disikat KPK

SELASA, 10 MARET 2026 | 19:36 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meminta pengawasan internal di lingkungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) diperketat agar setiap pelanggaran dapat terdeteksi lebih awal sebelum ditangani aparat penegak hukum seperti KPK, Kejaksaan, maupun Kepolisian.

Purbaya menegaskan peran Inspektorat Jenderal harus lebih aktif menemukan potensi kesalahan di internal kementerian.

"Saya ke depan minta ke Pak Irjen untuk bekerja lebih keras, supaya kita menemui kesalahan kita duluan dibanding orang di luar, sehingga enggak ada orang luar yang ngacak-ngacak Kementerian Keuangan lagi. Nanti kalau ada yang masih diganggu, ya berarti Pak Irjen kerjanya belum cukup baik. Tapi Pak Irjen sudah bilang, ke depan akan diperbaiki," kata Purbaya di Jakarta, Selasa, 10 Maret 2026.


Pernyataan tersebut disampaikan Purbaya setelah banyaknya  kasus yang menyeret oknum pegawai Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) yang ditangani aparat penegak hukum. Purbaya menilai berbagai kasus tersebut membuat integritas lembaga sering dipertanyakan publik.

Ke depan, ia menegaskan tidak ingin ada lagi pegawai di Kemenkeu yang lebih dulu diperiksa atau ditangkap aparat penegak hukum sebelum ada tindakan dari internal.

"Jadi saya enggak mau orang kita pajak, bea cukai, pegawai-pegawai yang lain itu diperiksa, digerebek kejaksaan, KPK, atau polisi duluan," tegasnya.

Menurutnya, jika ditemukan pelanggaran, maka seharusnya tim Inspektorat Jenderal lebih dahulu mengetahuinya dan mengambil tindakan tegas sesuai aturan yang berlaku.

"Kalau ada kesalahan, harusnya tim kita dari Pak Irjen yang mengetahui duluan dan kita lakukan tindakan sesuai dengan peraturan keras, sekeras-kerasnya kalau perlu, tapi yang mengendalikan kita sehingga image kita tidak terlalu buruk di luar," tuturnya.

Karena itu, ia mengingatkan seluruh pegawai agar siap menghadapi pengawasan internal yang akan diperketat ke depan.

"Jadi Anda harus ingat nanti ke depan Pak Irjen akan lebih sering-sering jagain Anda demi untuk itu saja," pungkasnya.


Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

PLN Perluas SPKLU Signature Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik

Minggu, 13 September 2026 | 08:21

Pemerintah Didesak Tetapkan Status Darurat Kesehatan Imbas Karhutla

Minggu, 13 September 2026 | 08:01

AntreEV Permudah Antrean SPKLU Lewat PLN Mobile

Minggu, 13 September 2026 | 07:40

Tak Ada Kerusakan Akibat Gempa di Perairan Kepulauan Seribu

Minggu, 13 September 2026 | 07:03

Bisa Pengaruhi Investor, Penegak Hukum Ditantang Adil di Kasus Transfer Pricing

Minggu, 13 September 2026 | 06:51

Inovasi Jebolan Program Pertamuda Pertamina Bantu Nelayan Peroleh Cuan

Minggu, 13 September 2026 | 06:21

Ketika Hukum Terlihat Sedang Mencari Pasal, Bukan Kebenaran

Minggu, 13 September 2026 | 05:47

Nilai Adat Harus Dipegang Teguh dan Diwariskan ke Setiap Generasi

Minggu, 13 September 2026 | 05:16

Budi Daya Lobster Modeling Batam Tembus Pasar Ekspor, Daerah Lain Siap Menyusul

Minggu, 13 September 2026 | 04:43

Strategi Pengusaha Indonesia Hadapi CBAM EU dan IEU-CEPA

Minggu, 13 September 2026 | 04:14

Selengkapnya