Berita

Wakil Ketua Komisi III DPR dari Fraksi Nasdem, Ahmad Sahroni. (Foto: RMOL/Faisal Aristama)

Politik

Imbas Gejolak Timur Tengah

Sahroni Dukung Pesan Prabowo agar Rakyat Tidak Kaget

SELASA, 10 MARET 2026 | 15:32 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Imbauan Presiden Prabowo Subianto yang mengingatkan masyarakat Indonesia agar bersiap menghadapi dampak global akibat konflik di Timur Tengah, didukung Wakil Ketua Komisi III DPR dari Fraksi Nasdem, Ahmad Sahroni.

Menurut Sahroni, pernyataan Presiden merupakan langkah antisipatif agar masyarakat tidak terkejut jika gejolak global berdampak pada kondisi dalam negeri.

“Ya itu kan Presiden, kepala negara menyampaikan hal bahwa situasi global sekarang ini kan kondisinya memprihatinkan ya. Nah ini pesan disampaikan oleh Bapak Presiden adalah mengantisipasi sebenarnya agar tidak kaget-kaget,” kata Sahroni kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 10 Maret 2026.


Legislator Nasdem ini berharap konflik yang terjadi dapat segera berakhir sehingga kondisi global kembali stabil.

“Mudah-mudahan ya perangnya selesai, kondisi kembali baik normal, dan dunia nyaman lah ceritanya,” ujarnya.

Sahroni menegaskan dirinya sangat mendukung langkah Presiden yang dinilai penting untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai situasi global saat ini.

“Mendukung, sangat mendukung. Karena itu adalah satu kepala negara yang menyampaikan himbauan agar masyarakat itu tidak kaget melihat kondisi pada saat sekarang,” tegasnya.

Menurut Sahroni, tidak semua masyarakat memahami secara detail perkembangan geopolitik global. Karena itu, pemerintah perlu menyampaikan informasi secara terbuka hingga ke tingkat masyarakat bawah.

“Mungkin di di level tertentu tidak tahu dengan masalah kondisi, tapi yang di elite di atasnya kan harus juga menjelaskan sampai di tingkat bawahnya. Sangat mendukung,” pungkasnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengingatkan masyarakat Indonesia agar bersiap menghadapi dampak global akibat konflik di Timur Tengah. 

Kepala Negara menilai situasi tersebut berpotensi menimbulkan berbagai tantangan yang perlu dihadapi bersama.

"Kita tidak berlindung di belakang sistem yang sudah berjalan, kita menghadapi kesulitan dengan sikap kita ingin mengatasi kesulitan. Kita harus berani mengatasi kesulitan, kita tidak menutupi kesulitan, kita tidak pura-pura tidak ada kesulitan," ujar Presiden Prabowo saat meresmikan pembangunan ratusan jembatan di seluruh Indonesia secara daring melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin, 9 Maret 2026.


Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Gugurnya Prajurit Jadi Panggilan Indonesia Tak Lagi Jadi Pemain Cadangan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:20

Aktivis KontraS Ungkap Kondisi Terkini Andrie Yunus di RSCM

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:19

Trump Ngotot akan Tetap Hancurkan Listrik dan Semua Pabrik di Iran

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:17

KPK Kembangkan Kasus Suap Importasi

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:09

Pertamina Bantah Kabar Harga Pertamax Tembus Rp17 Ribu per Liter

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:02

Siang Ini Jakarta Diprediksi Kembali Hujan Ringan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:00

Tiga Prajurit RI Gugur di Lebanon, Menlu Desak DK PBB Rapat Darurat

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:45

Transparansi Terancam: 37 Ribu Pejabat Belum Serahkan LHKPN

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:40

Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Dilimpahkan ke Puspom TNI

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:27

Gibran Didorong Segera Berkantor di IKN Agar Tak Mubazir

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:18

Selengkapnya