Berita

CEO Danantara Indonesia, Rosan P. Roeslani. (Foto: RMOL/Alifia Dwi)

Bisnis

Danantara Biayai Proyek Rusun Subsidi di Meikarta, Nilainya Rp16 Triliun

SELASA, 10 MARET 2026 | 14:56 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) akan menggelontorkan pendanaan hingga Rp16 triliun untuk pembangunan rumah susun (rusun) subsidi di kawasan Meikarta, Cikarang Selatan, Bekasi, Jawa Barat. 

CEO Danantara Indonesia, Rosan P. Roeslani, mengatakan pendanaan tersebut disiapkan untuk mempercepat penyediaan hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

“Peran Danantara pertama dari segi pembiayaan kita akan mensupport penuh karena kalau kita lihat ini juga proyek yang sangat baik dan kalau dibilang ini supply and demand-nya sangat banyak ya,” ujar Rosan dalam groundbreaking proyek tersebut, dikutip Selasa, 10 Maret 2026.


Proyek hunian tersebut akan dibangun di atas lahan seluas sekitar 12,8 hektare. Di kawasan itu direncanakan berdiri 18 tower rumah susun dengan ketinggian sekitar 32 lantai di setiap tower.

Rosan memperkirakan total kebutuhan dana untuk pembangunan proyek tersebut berada pada kisaran Rp14 triliun hingga Rp16 triliun.

“Nilai pembangunannya rencana dari 12,8 hektare ini, kita akan bangun totalnya menjadi 18 tower itu perhitungannya kalau ini jadi dengan 32 lantai kurang lebih ya itu antara range-nya antara Rp14 sampai Rp16 triliun,” katanya.

Dalam pengerjaannya, Danantara akan menggandeng sejumlah pihak, termasuk badan usaha milik negara (BUMN) karya serta kontraktor swasta, untuk memastikan proyek berjalan sesuai rencana.

“Jadi pertama dari pembiayaannya kita akan dukung secara full dan juga kami kan ada BUMN-BUMN karya yang kita bisa bekerjasama juga di dalam proyek ini tentunya bersama-sama dengan kontraktor swasta lainnya kita akan berkolaborasi jadi itu peran Danantara dalam proyek ini,” jelasnya.

Pengembangan hunian di Meikarta ini memanfaatkan tiga bidang lahan dengan total luas sekitar 30 hektare dari hibah yang diberikan Lippo Group di Kawasan Meikarta, Cikarang Kabupaten Bekasi Jawa Barat.

“Lippo Group telah memberikan tanah seluas 30 hektare kepada pemerintah, kepada kami Danantara untuk bisa dibangun sebagai tempat tinggal masyarakat berpenghasilan rendah," tambah Rosan.

Pada tahap awal, pemerintah akan memanfaatkan sekitar 10 hektare untuk membangun 18 tower rusun setinggi 32 lantai.

Setiap tower diproyeksikan memiliki sekitar 2.300 unit hunian. Pada fase awal, proyek ini diperkirakan dapat menyediakan sekitar 47.000 unit rusun subsidi, sementara target keseluruhan pembangunan mencapai 141.000 unit.

Setelah proses peletakan batu pertama, proyek akan memasuki tahap pembangunan struktur atas (upper structure) yang dijadwalkan mulai 17 Agustus 2026. Adapun serah terima kunci kepada penghuni ditargetkan berlangsung pada 8 Agustus 2028.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Disinggung Kenaikan LPG Nonsubsidi, Bahlil Malah Berkelit soal LPG 3 Kg

Senin, 20 April 2026 | 22:11

KPK Serahkan Rampasan Puput Tantriana Rp3,52 Miliar ke Lemhannas

Senin, 20 April 2026 | 22:06

DPR Cuma Butuh Sehari Rampungkan 409 Daftar Masalah RUU PPRT

Senin, 20 April 2026 | 22:01

Berikut 12 Poin Strategis RUU PPRT yang Dibahas Baleg DPR

Senin, 20 April 2026 | 21:54

Dipimpin Dasco, RUU PPRT Segera Dibawa ke Paripurna

Senin, 20 April 2026 | 21:52

Pemkot Tangerang Jaga Transparansi Lewat Penyerahan LKPD Unaudited 2025

Senin, 20 April 2026 | 21:34

Menkes Sebut Penanganan Campak Tidak Perlu Lockdown, Ini Penjelasannya

Senin, 20 April 2026 | 21:14

Kunjungi IKN, Ketua MPR: Proses Pembangunan Begitu Cepat

Senin, 20 April 2026 | 21:05

IPB Hanya Skorsing 16 Mahasiswa Pelaku Kekerasan Seksual

Senin, 20 April 2026 | 20:41

Bisnis Tambang Sarat Risiko, Asuransi Diminta Perkuat Kompetensi

Senin, 20 April 2026 | 20:39

Selengkapnya