Berita

Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani. (Foto: Humas PKS)

Politik

Badai PHK Intai Indonesia Jika Perang Timur Tengah Meluas

SELASA, 10 MARET 2026 | 13:24 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pemerintah didorong untuk memperkuat langkah mitigasi ekonomi guna melindungi sektor ketenagakerjaan dari dampak dinamika geopolitik di Timur Tengah.

Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani menekankan pentingnya strategi “sedia payung sebelum hujan” agar stabilitas industri domestik tetap terjaga.

Menurutnya eskalasi ketegangan antara AS-Israel dan Iran berpotensi memengaruhi rantai pasok energi global yang berdampak pada kenaikan biaya produksi manufaktur di dalam negeri. Hal ini dikhawatirkan dapat menekan efisiensi perusahaan jika tidak diantisipasi sejak dini.


“Kita perlu mencermati dampak kenaikan harga energi terhadap sektor industri strategis, seperti petrokimia yang memasok bahan baku bagi banyak industri manufaktur lainnya. Jika sektor hulu terdampak, efek dominonya bisa dirasakan hingga ke hilir,” katanya, Selasa, 10 Maret 2026.

Politikus Partai Keadilan Sejahtera ini memandang bahwa stabilitas sektor hulu sangat krusial untuk mencegah potensi penyesuaian tenaga kerja atau pemutusan hubungan kerja (PHK).

“Fokus utama kita adalah memastikan roda industri tetap berputar sehingga lapangan kerja tetap aman. Pemerintah perlu memperkuat dialog tripartit antara pengusaha dan buruh untuk merumuskan solusi bersama yang saling menguatkan,” lanjutnya.

Selain itu, Netty juga meminta pemerintah memastikan kesiapan jaring pengaman sosial ketenagakerjaan, seperti Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP), agar tetap responsif sebagai bantalan bagi masyarakat di tengah situasi global yang dinamis.

“Dengan sinergi yang solid, kita berharap dampak ekonomi global ini bisa kita lalui tanpa mengganggu kesejahteraan para pekerja. Diplomasi yang kuat di luar negeri harus dibarengi dengan ketahanan ekonomi yang kokoh di dalam negeri,” pungkas Netty.


Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

UPDATE

Kejagung Sita Dokumen hingga BBE Usai Geledah Kantor Ombudsman

Selasa, 10 Maret 2026 | 16:06

Menkop Dorong Penerima Bansos Jadi Anggota Kopdes Merah Putih

Selasa, 10 Maret 2026 | 16:04

PB PMII Tolak Pelantikan DPD KNPI Sulawesi Selatan

Selasa, 10 Maret 2026 | 15:54

Rupiah Melemah ke Rp17 Ribu, Pemerintah Minta Publik Tak Khawatir

Selasa, 10 Maret 2026 | 15:44

Dua Mantan Ketua MK Diundang DPR Bahas Isu Revisi UU Pemilu

Selasa, 10 Maret 2026 | 15:39

Sahroni Dukung Pesan Prabowo agar Rakyat Tidak Kaget

Selasa, 10 Maret 2026 | 15:32

Japto Soerjosoemarno Tuding Wartawan Tukang Goreng Berita

Selasa, 10 Maret 2026 | 15:17

Sahroni Auto Debet Gaji ke Kitabisa hingga Akhir Masa Jabatan

Selasa, 10 Maret 2026 | 15:11

Retreat Kepala Daerah Dipertanyakan Usai Maraknya OTT

Selasa, 10 Maret 2026 | 15:09

Arogansi Trump Ancam Tatanan Dunia yang Adil

Selasa, 10 Maret 2026 | 15:01

Selengkapnya