Berita

Bendera Amerika Serikat. (Foto: Istimewa)

Politik

Secara Ekonomi AS Babak Belur Gegara Serang Iran

SELASA, 10 MARET 2026 | 05:28 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Tidak ada negara yang merengek dengan ancaman saat meminta lawan untuk melakukan perundingan dan gencatan senjata, padahal posisinya sedang terjepit, kecuali Amerika Serikat (AS). 

"Itulah yang saat ini yang terjadi di Iran," kata Aktivis Islam Ahmad Khozinudin dalam keterangannya di Jakarta, dikutip Selasa 10 Maret 2026.

Menurut Khozinudin, secara militer dan posisi perang, AS kalah. AS tak ingin kalah lebih telak lagi. Secara ekonomi, AS saat ini babak belur.


Khozinudin menilai, dampak serangan ceroboh AS ke Iran, telah menghilangkan kepercayaan dunia internasional pada Negeri Paman Sam tersebut. 

"Keunggulan ekonomi berbisnis dengan Amerika, kini menjadi beban bisnis," kata Khozinudin.  

Selain itu, lanjut Khozinudin, sekutu AS, Israel saat ini berada dalam penderitaan yang tidak terperi akibat serangan rudal dan drone Iran. 

"Israel pasti telah berulangkali merengek kepada Amerika agar bisa mengondisikan perang dihentikan," kata Khozinudin.

Apalagi, era media sosial saat ini tidak memungkinkan AS menutup mata dan telinga umat Islam dunia, dan hanya memberikan garis komando informasi searah versi AS. 

"Ini bukanlah perang Irak, dimana media telah diorkestrasi hanya untuk meng-copy paste pernyataan Amerika: Anda bersama Amerika atau anda bersama teroris," pungkas Khozinudin.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Jepang Akui Otonomi Sahara Solusi Paling Realistis

Minggu, 10 Mei 2026 | 12:21

Pencanangan HUT Jakarta Bawa Mimpi Besar Jadi Kota Global

Minggu, 10 Mei 2026 | 12:02

Warga Jakarta Kini Wajib Pilah Sampah Jadi 4 Kategori, Ini Daftarnya

Minggu, 10 Mei 2026 | 11:40

Kritik Amien Rais Dinilai Bermuatan Panggung Politik

Minggu, 10 Mei 2026 | 11:30

Pramono Optimistis Persija Menang Lawan Persib

Minggu, 10 Mei 2026 | 11:18

Putin Klaim Perang Ukraina Segera Berakhir, Siap Temui Zelensky untuk Damai

Minggu, 10 Mei 2026 | 11:10

JK Negarawan, Pemersatu Bangsa, dan Arsitek Perdamaian Nasional yang Patut Dihormati

Minggu, 10 Mei 2026 | 10:48

BMKG-BNPB Lakukan OMC Kendalikan Potensi Karhutla di Sumsel

Minggu, 10 Mei 2026 | 10:41

Israel Bangun Pangkalan Militer Rahasia di Gurun Tanpa Sepengetahuan Irak

Minggu, 10 Mei 2026 | 10:23

KPK Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya Anggota BPK Haerul Saleh

Minggu, 10 Mei 2026 | 09:44

Selengkapnya