Berita

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. (Foto: Istimewa)

Politik

Igor Dirgantara:

Seskab Teddy Efektif Jadi Mediator Kebijakan Presiden ke Publik

SELASA, 10 MARET 2026 | 02:15 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Di tengah meningkatnya kritik publik terhadap sejumlah kebijakan pemerintah, peran Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjadi salah satu yang cukup disorot. 

Ketika banyak pihak memilih bersikap lebih hati-hati atau menjaga jarak dari polemik kebijakan, Teddy justru dinilai tampil aktif menjelaskan arah serta visi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto kepada masyarakat.

“Seskab mampu menjalankan fungsinya sebagai mediator kebijakan Presiden kepada masyarakat," kata Direktur Eksekutif Survei dan Polling Indonesia (SPIN), Igor Dirgantara dalam keterangan, dikutip Selasa 10 Maret 2026.


Belakangan ini, sejumlah kebijakan strategis pemerintah, termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG), menjadi perhatian luas di ruang publik dan memicu berbagai perdebatan. Kritik terhadap kebijakan tersebut datang dari beragam pihak, mulai dari kalangan oposisi hingga pengamat kebijakan publik.

Di tengah situasi tersebut, Teddy kerap hadir memberikan klarifikasi maupun penjelasan terkait kebijakan pemerintah.

“Kehadiran Seskab yang menjelaskan langsung perspektif Presiden membantu publik memahami tujuan kebijakan secara utuh,” kata Igor.

Menurut Igor, komunikasi yang disampaikan Teddy tidak semata-mata bertujuan membela kebijakan pemerintah. 

Lebih dari itu, Igor menilai langkah tersebut penting untuk memastikan visi besar Presiden Prabowo tidak disalahartikan atau terdistorsi oleh berbagai narasi yang berkembang di ruang publik.

“Peran ini penting agar masyarakat mendapatkan gambaran yang utuh mengenai tujuan kebijakan yang diambil Presiden,”  tutup Igor.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

UPDATE

PBB Harus Bertindak Usai TNI Gugur dalam Serangan Israel

Senin, 30 Maret 2026 | 16:08

Apel Perdana Pasca Lebaran, Sekjen DPD Minta Kinerja Pegawai Dipercepat

Senin, 30 Maret 2026 | 16:06

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, DPR: Ini Menyakitkan

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Penerbangan Langsung Tiongkok-Korut Kembali Dibuka Setelah Vakum Enam Tahun

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Cak Imin Kritik Cara Pandang Aparat dalam Kasus Amsal Sitepu

Senin, 30 Maret 2026 | 16:01

Pemprov DKI Segera Susun Aturan Turunan PP Tunas

Senin, 30 Maret 2026 | 15:53

Lebaran Selesai, Kemenkop Gaspol Operasionalisasi Kopdes Merah Putih

Senin, 30 Maret 2026 | 15:45

Komisi II Kulik Proker hingga Renstra KPU-Bawaslu-DKPP

Senin, 30 Maret 2026 | 15:40

Target Pengesahan RUU Hukum Acara Perdata Masih Abu-Abu

Senin, 30 Maret 2026 | 15:31

Wamenhaj RI Bahas Antisipasi Biaya dan Logistik Haji 2026 dengan Arab Saudi

Senin, 30 Maret 2026 | 15:29

Selengkapnya