Berita

Juru Bicara I Kemlu RI, Yvonne Mewengkang (Kemlu RI)

Global

Timteng Memanas, RI Desak AS dan Israel Hentikan Serangan ke Iran

SENIN, 09 MARET 2026 | 20:22 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pemerintah Indonesia menyampaikan keprihatinan mendalam atas meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah yang dinilai semakin meluas dan berpotensi memperburuk situasi keamanan regional.

"Indonesia kembali menyampaikan keprihatinan mendalam/serious concern atas meningkatnya dan meluasnya ketegangan serta dampaknya di Timur Tengah," ujar Juru Bicara I Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, Yvonne Mewengkang dalam pernyataan video pada Senin, 9 Maret 2026. 

Dia menyerukan kepada semua pihak yang terlibat konflik untuk segera menghentikan serangan yang dapat memperparah situasi. 


Amerika Serikat dan Israel didesak segera menghentikan serangan terhadap Iran. Begitu pula Teheran diminta untuk berhenti menyerang target militer di kawasan negara tetangga. 

“Menyerukan kepada Amerika Serikat dan Israel untuk menghentikan serangan terhadap Iran. serta menyerukan kepada Iran untuk menghentikan serangan yang menargetkan negara-negara tetangga di kawasan, termasuk Perserikatan Emirat Arab, Arab Saudi, Qatar, Oman, Bahrain, Kuwait dan Yordania," kata dia. 

Selain itu, Yvonne menegaskan pentingnya penghormatan terhadap prinsip-prinsip hukum internasional oleh semua pihak yang terlibat konflik. Termasuk upaya untuk kembali ke meja perundingan. 

“Indonesia mendorong para pihak untuk menahan diri secara maksimal, meredakan ketegangan, serta kembali ke meja perundingan melalui dialog dan diplomasi," paparnya. 

Jubir menambahkan, pemerintah juga terus memantau secara dekat kondisi warga negara Indonesia (WNI) di kawasan tersebut dan menyiapkan langkah kontijensi.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya