Berita

Anggota Komisi I DPR RI Mayjen TNI (Purn) TB Hasanuddin.

Politik

PDIP Persoalkan Status TNI Siaga I Diumbar ke Publik

SENIN, 09 MARET 2026 | 18:53 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Telegram Panglima TNI Nomor TR/283/2026 terkait penetapan status siaga satu di lingkungan TNI menyusul eskalasi konflik di Timur Tengah disorot Anggota Komisi I DPR Fraksi PDIP Mayjen TNI (Purn) TB Hasanuddin. 

Menurut TB Hasanuddin, pada dasarnya penetapan status siaga dalam tubuh TNI merupakan hal wajar sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesiapan prajurit.

“Telegram itu ya baik-baik saja, enggak ada masalah. Karena apa? Yang namanya siaga itu adalah sebagai sarana dan prasarana untuk meningkatkan kesiapan dari prajurit baik personel maupun materiil," kata TB Hasanuddin di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 9 Maret 2026.


Yang jadi soal, kata TB Hasanuddin, telegram tersebut terpublikasi meski sifatnya internal. Sebab menurutnya, dalam aturan militer, status siaga memiliki dua syarat utama, yakni bersifat internal dan rahasia.

“Yang saya pertanyakan dan agak aneh, namanya siaga itu syaratnya dua. Enggak bisa satu. Satu urusan internal, yang kedua sifatnya rahasia. Rahasia militer itu,” sesal Legislator PDIP ini.

Menurut TB Hasanuddin, terbukanya informasi ke publik tersebut justru berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat, terutama di tengah memanasnya situasi konflik di Timur Tengah. 

"Sifatnya internal, kenapa kok rakyat diberi tahu? Jadi orang bertanya-tanya. ‘Oh ini mau ada apa ini’ karena situasi di Timur Tengah ini, rakyat menjadi gelisah, rakyat menjadi resah. Ngapain?" tandasnya.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya