Berita

Gedung bank bjb Bandung, Jawa Barat. (Foto: Dok. bank bjb)

Bisnis

Sustainability Bond Tahap II bank bjb Diminati Investor

SENIN, 09 MARET 2026 | 17:40 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Komitmen bank bjb dalam memperkuat pembiayaan berkelanjutan mendapat respons positif dari pasar. Hal ini tercermin dari tingginya minat investor terhadap penerbitan Sustainability Bond Tahap II yang menjadi bagian dari strategi perseroan memperluas portofolio pembiayaan berwawasan lingkungan dan sosial.

Instrumen ini memberikan kesempatan bagi investor untuk berinvestasi secara bertanggung jawab dengan tetap memperoleh imbal hasil yang kompetitif, sekaligus berkontribusi dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

Obligasi tersebut merupakan bagian dari Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) Sustainability Bond bank bjb dengan total target dana sebesar Rp2 triliun. Pada tahap pertama yang diterbitkan pada 2024 senilai Rp1 triliun, obligasi ini mencatat minat investor tinggi dengan tingkat oversubscribe mencapai 4,66 kali dari target awal.


Melanjutkan capaian tersebut, pada 2026 bank bjb kembali menawarkan Sustainability Bond Tahap II. Hingga masa penawaran awal (bookbuilding) pada 13 Februari hingga 2 Maret 2026, permintaan investor tercatat mencapai Rp932,4 miliar.

Sustainability Bond Tahap II ini terdiri dari dua seri. Seri A memiliki tenor tiga tahun dengan kupon indikatif sebesar 5,45–6,05 persen, sedangkan Seri B bertenor lima tahun dengan kupon indikatif sebesar 5,70–6,30 persen. Tingginya minat tersebut mencerminkan kepercayaan investor terhadap kinerja serta prospek bisnis bank bjb ke depan.

Dari sisi kualitas kredit, obligasi ini memperoleh peringkat idAA (Double A) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) yang mencerminkan kemampuan perseroan sangat kuat dalam memenuhi komitmen keuangan jangka panjang.

Selain itu, kerangka kerja Sustainability Bond bank bjb juga telah memperoleh penilaian “Ramah Lingkungan/Berkelanjutan” dari lembaga independen SDGs Hub Universitas Indonesia.

Dalam proses penerbitannya, bank bjb menunjuk lima perusahaan penjamin emisi, yakni PT Mandiri Sekuritas, PT Indo Premier Sekuritas, PT Mega Capital Sekuritas, PT BRI Danareksa Sekuritas, dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk. Obligasi ini selanjutnya akan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) sehingga dapat diperdagangkan di pasar sekunder.

Dana yang diperoleh dari penerbitan obligasi tersebut seluruhnya akan digunakan untuk mendukung pembiayaan baru maupun pembiayaan ulang yang termasuk dalam kategori Kegiatan Usaha Berwawasan Lingkungan (KUBL) dan Kegiatan Usaha Berwawasan Sosial (KUBS).

Penggunaan dana mengacu pada ketentuan POJK Nomor 18 Tahun 2023 tentang penerbitan dan persyaratan efek bersifat utang dan sukuk berlandaskan keberlanjutan.

Sebagai bagian dari komitmen tersebut, bank bjb terus meningkatkan portofolio pembiayaan berkelanjutan. Hingga Desember 2025, sustainable portfolio bank bjb telah mencapai Rp14,3 triliun yang disalurkan ke berbagai sektor, seperti kegiatan usaha berwawasan lingkungan, pembiayaan UMKM, serta sektor sosial yang memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya