Berita

Menteri Koperasi, Ferry Juliantono di Gedung Smesco, Jl. MT. Haryono, Jakarta, Minggu, 8 Maret 2026. (Foto: Dokumentasi Kemenkop)

Bisnis

Menkop Ferry Juliantono:

Kopdes Merah Putih bisa Bebaskan Rakyat dari Jeratan Pinjol

SENIN, 09 MARET 2026 | 16:21 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Menteri Koperasi, Ferry Juliantono meyakini Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang akan dibangun di desa-desa dan kelurahan-kelurahan di tanah air bisa membebaskan masyarakat dari persoalan ekonomi.

"Kopdes Merah Putih ini akan siapkan lembaga keuangan mikro yang akan memberikan alternatif supaya masyarakat tidak terjerat pinjol, judol, dan rentenir," kata Ferry saat menutup Indonesian Ramadhan Expo (INRA) 2026, di Gedung Smesco, Jl. MT. Haryono, Jakarta, Minggu, 8 Maret 2026.

Menurutnya, Kopdes Merah Putih akan dibangun di 80.000 desa-desa dan kelurahan di tanah air, dalam target waktu 2 bulan mendatang sudah bisa beroperasi penuh.


Namun Menkop memastikan, Kopdes Merah Putih ini tidak dimaksudkan untuk mematikan gerai-gerai ritel modern yang sudah lebih dulu ada.

Untuk itu Menkop menantang Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia (KB PII) dan ormas-ormas Islam lainnya untuk memanfaatkan Kopdes Merah Putih sebagai pusat pengembangan ekonomi yang baru.

"Kita akan berkembang bersama-sama," tutur Menkop dikutip pada Senin, 9 Maret 2026.

Pusat Pertumbuhan

Ketua Umum KB PII, Nasrullah Larada sebagai penyelenggara INRA Expo 2026 meyakini nantinya koperasi tidak sekedar perkumpulan usaha-usaha kecil tapi juga pusat pertumbuhan ekonomi. 

"Pertumbuhan ekonomi akan kering kalau tidak disertai dengan koperasi, karena koperasi memotivasi UMKM agar bisa menggerakan usahanya baik yang ada di daerah maupun yang ada di desa," ungkapnya.

Di bawah pemerintahan yang sekarang Nasrullah meyakini koperasi yang dulu tidak berkembang akan diubah. 

"Kalau dulu kita dengar koperasi kita pesimis tapi dalam 1-2 tahun ke depan insya Allah koperasi akan berubah wajah," kata Nasrullah meyakini.

Menurut Ketum KB PII itu pihaknya sudah diskusi dengan Menkop, dan mendapatkan jaminan akan mengubah wajah koperasi bukan seperti koperasi zaman dulu tapi koperasi yang bisa digemari oleh Gen Z. 

"Itulah kita sangat dukung gerakan-gerakan yang dilakukan oleh Menteri Koperasi," tegas Nasrullah.

Selaku penyelenggara Indonesia Ramadhan Expo 2026, Ketum PP KB PII itu mengaku mendapatkan support dari Menkop bukan hanya formal, tapi juga informal. 

Ke depan, Nasrullah meyakini bukan hanya pengusaha-pengusaha besar yang mampu kuasai SDA, tapi juga koperasi diberi kesempatan untuk bisa berkembang menjadi usaha yang profitable.

"Jadi kalau kita bisa kerja bareng insyaallah koperasi ini bisa kita wujudkan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru, jadu inner circle kita," tandas Nasrullah.


Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

KAI Wisata Hadirkan Kereta Panoramic Rute Jakarta–Yogyakarta dan Solo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:37

UPDATE

Tak Lagi Menjabat, Anies Keliling Kampus Isi Ceramah

Senin, 09 Maret 2026 | 10:15

Pemerintah Diminta Turun Atasi Ancaman Kental Manis pada Anak di Aceh Tamiang

Senin, 09 Maret 2026 | 10:10

Tips Praktis Investasi Emas untuk Pemula, Cara Aman Lindungi Nilai Aset

Senin, 09 Maret 2026 | 10:10

Prabowo Minta Laporan Progres Proyek 10 Universitas STEM dan Kedokteran di Hambalang

Senin, 09 Maret 2026 | 10:03

Ramai Isu Pembajakan, Pandji Bakal Rilis Buku dari Spesial Show Mens Rea

Senin, 09 Maret 2026 | 10:01

Malam Takbiran dan Nyepi Barengan di Bali? Begini Cara Umat Menjaga Harmoni

Senin, 09 Maret 2026 | 09:54

Perkara Selebgram Nabilah O'Brien dengan Zendhy Kusuma Berujung Damai

Senin, 09 Maret 2026 | 09:52

JK Sarankan Prabowo Prioritaskan Program yang Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Senin, 09 Maret 2026 | 09:42

Serangan ke KPK soal Kasus Gus Yaqut Dinilai Menyesatkan

Senin, 09 Maret 2026 | 09:36

Cadangan BBM Hanya 20 Hari, Ekonom Ingatkan Risiko Inflasi dan Beban Fiskal

Senin, 09 Maret 2026 | 09:33

Selengkapnya