Berita

Petugas Pemadam Kebakaran memadamkan api di sekitar Stasiun Pusat di Glasgow, Skotlandia, Minggu, 8 Maret 2026 (Foto: Getty Image)

Dunia

Kebakaran Dahsyat di Glasgow Skotlandia, Bangunan Tua Ambruk

SENIN, 09 MARET 2026 | 14:47 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kebakaran dahsyat melanda sebuah bangunan komersial bersejarah di pusat kota Glasgow, Skotlandia, pada Minggu malam, 8 Maret 2026 waktu setempat. 

Kobaran api yang membesar dengan cepat menyebabkan sebagian bangunan tua di dekat stasiun kereta tersibuk di negara itu runtuh dan memicu gangguan besar pada layanan transportasi.

Mengutip laporan CNN, petugas pemadam kebakaran dikerahkan ke Union Street tak lama setelah api dilaporkan muncul dari lantai dasar gedung komersial empat lantai. 


Dalam waktu singkat, api menjalar ke bagian atas bangunan, menimbulkan kepulan asap tebal yang terlihat dari berbagai penjuru kota.

Meski sebagian struktur bangunan dilaporkan runtuh, hingga kini tidak ada laporan korban jiwa.

“Pada puncaknya, 18 unit peralatan dan sumber daya khusus, termasuk tiga kendaraan jangkauan tinggi, dikerahkan ke lokasi kejadian,” kata Scottish Fire and Rescue Service pada pukul 02.00 dini hari waktu setempat, saat api masih berkobar setelah lebih dari 10 jam upaya pemadaman.

Rekaman video yang beredar di media sosial memperlihatkan asap hitam pekat mengepul dari pintu sebuah toko di gedung tersebut. 

Dalam video itu, seorang warga sempat mencoba memadamkan api menggunakan alat pemadam sebelum ditarik menjauh oleh orang-orang di sekitarnya. 

Perdana Menteri Skotlandia, John Swinney, menyampaikan keprihatinannya atas insiden tersebut dan berterima kasih kepada tim darurat yang masih bekerja di lokasi. 

“Harap terus ikuti panduan perjalanan, hindari area tersebut dan tetap aman,” tulisnya dalam unggahan di media sosial X.

Kebakaran itu juga memaksa penutupan sementara Glasgow Central Station, stasiun kereta utama yang melayani berbagai rute di Inggris, termasuk koneksi langsung ke Edinburgh dan London. 

Operator kereta nasional Inggris melaporkan gangguan besar pada layanan perjalanan akibat insiden tersebut.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya