Berita

Kapal IRIS Dena Iran (Foto: Reuters)

Dunia

104 Awak Kapal Perang Iran Tewas Diserang AS di Perairan Sri Lanka

SENIN, 09 MARET 2026 | 11:48 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Sebanyak 104 awak kapal perang IRIS Dena milik Iran dilaporkan tewas setelah kapal tersebut diserang militer Amerika Serikat di perairan dekat Sri Lanka. 

Angkatan Darat Iran menyatakan selain korban tewas, sebanyak 32 awak kapal lainnya mengalami luka-luka akibat serangan tersebut. 

“Militer Iran mengatakan pada hari Minggu, 8 Maret 2026, bahwa 104 anggota awak kapal perang Iran IRIS Dena tewas dan 32 lainnya terluka dalam serangan AS pekan lalu,” demikian laporan IRNA, seperti dikutip Senin, 9 Maret 2026.


Menurut laporan tersebut, kapal perang itu diserang oleh Angkatan Laut AS pada 4 Maret lalu di perairan dekat Galle, ketika sedang dalam perjalanan pulang dari latihan angkatan laut Milan Peace 2026 di India.

Washington juga mengonfirmasi bahwa serangan terhadap kapal Iran dilakukan oleh kapal selam Angkatan Laut AS yang meluncurkan torpedo ke arah kapal tersebut.

Pemerintah Sri Lanka menyatakan telah meluncurkan operasi penyelamatan bersama setelah menerima sinyal darurat dari kapal di lepas pantai selatan dekat kota Galle. 

Serangan terjadi ketika AS dan Israel terus melanjutkan serangan udara besar-besaran terhadap Iran sejak 28 Februari. 

Menurut otoritas Iran, serangan tersebut menewaskan lebih dari 1.200 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei, serta melukai lebih dari 10.000 lainnya. 

Sebagai balasan, Tehran meluncurkan serangan rudal dan drone yang menargetkan Israel, Irak, Yordania, serta negara-negara Teluk yang menjadi lokasi pangkalan militer AS.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Sekolah Rakyat Jadi Senjata Putus Rantai Kemiskinan

Sabtu, 18 April 2026 | 20:05

Megawati: Lemhannas Bukan Lembaga Pencetak Sertifikat

Sabtu, 18 April 2026 | 19:36

Bahaya Judi Online, Hadir Seperti Permainan dengan Keuntungan

Sabtu, 18 April 2026 | 19:09

Sidak Gudang Bulog, Prabowo Cek Langsung Stok Beras di Magelang

Sabtu, 18 April 2026 | 18:52

Megawati Minta Hak Veto PBB Dihapus, Pancasila Masuk Piagam Dunia

Sabtu, 18 April 2026 | 18:27

Perempuan Bangsa Gelar Aksi Nyata Tanam Pohon untuk Jaga Lingkungan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:43

Perjuangan Fraksi PKB untuk Pesantren Berbuah Penghargaan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:10

PDIP: Jangan Sampai Indonesia Dianggap Proksi Kekuatan Global

Sabtu, 18 April 2026 | 16:37

wondr Kemala Run 2026, Peserta Berlari Sambil Berbagi

Sabtu, 18 April 2026 | 16:21

Menggugat Algoritma, Pentingnya Lampaui Dogmatisme Hukum Klasik

Sabtu, 18 April 2026 | 15:48

Selengkapnya