Berita

Ilustrasi Rupiah (Foto: RMOL/Alifia Dwi Ramandhita)

Bisnis

Rupiah Sentuh Rp17.017 per Dolar AS Usai Harga Minyak Dunia Meroket

SENIN, 09 MARET 2026 | 10:45 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Nilai tukar rupiah dibuka tembus ke level Rp17 ribu per dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Senin, 9 Maret 2026.

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah dibuka di level Rp17.017 per dolar AS. Posisi ini melemah 0,40 persen dibandingkan penutupan perdagangan Jumat 6 Maret 2026, yang berada di level Rp16.992 per dolar AS.

Sementara itu, kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia tercatat di level Rp16.919 per dolar AS.


Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, mengatakan tekanan terhadap rupiah dipicu memburuknya sentimen pasar global akibat meningkatnya ketegangan geopolitik.

"Rupiah diperkirakan melemah terhadap dolar AS oleh sentimen risk off yang memburuk karena kenaikan harga minyak," ujar Lukman kepada RMOL.

Menurutnya, lonjakan harga minyak mentah yang telah menembus 100 dolar AS per barel turut menjadi faktor yang menekan nilai tukar rupiah, dan akan berdampak pada perekonomian RI.

"Dikuatirkan akan berdampak besar pada perekonomian global dan inflasi," jelasnya.

Ia pun memprediksi rupiah akan bergerak di kisaran Range 16.900-17.050.

Pada pagi ini harga minyak mentah jenis Brent untuk kontrak pengiriman Mei 2026 melonjak 18,35 dolar AS atau 19,8 persen menjadi 111,04 dolar AS per barel.

Sedangkan harga minyak mentah jenis West Texas Intermediate (WTI) untuk kontrak pengiriman April 2026 naik 16,50 dolar AS atau 18,2 persen menjadi 107,40 dollar AS per barel.

Mengutip Reuters, kenaikan harga minyak dipicu oleh kekhawatiran gangguan pengiriman melalui jalur strategis Selat Hormuz setelah Amerika Serikat (AS) dan Israel memborbardir kilang minyak Iran pada Minggu, 7 Maret 2026. Kondisi ini mendorong lonjakan harga minyak hingga ke level tertinggi sejak Juli 2022.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

UPDATE

Serangan terhadap Konvoi Pasukan UNIFIL di Lebanon Tewaskan Dua Personel

Selasa, 31 Maret 2026 | 01:53

Mantan Dirjen PHU Hilman Latief Diduga Terima Duit Ribuan Dolar AS

Selasa, 31 Maret 2026 | 01:36

Sejumlah Kades di Lebak Ngadu ke DPR Minta Segera Wujudkan DOB

Selasa, 31 Maret 2026 | 01:10

Maktour Raup Rp27,8 Miliar dari Permainan Kuota Haji

Selasa, 31 Maret 2026 | 00:55

Pengorbanan TNI Bukti Nyata Komitmen Indonesia Jaga Perdamaian Dunia

Selasa, 31 Maret 2026 | 00:41

Mantan Anak Buah Yaqut Diduga Terima 436 Ribu Dolar AS

Selasa, 31 Maret 2026 | 00:14

Serangan Israel ke Pasukan UNIFIL Pelanggaran Serius Resolusi DK PBB

Selasa, 31 Maret 2026 | 00:01

Tim Garuda Gigit Jari Usai Ditekuk Bulgaria 0-1

Senin, 30 Maret 2026 | 23:33

Kader PDIP Siap Gotong Royong Bantu Keluarga Prajurit TNI Gugur di Lebanon

Senin, 30 Maret 2026 | 23:17

DKI Siap Hadirkan Zebra Cross Standar di Jalan Soepomo Tebet

Senin, 30 Maret 2026 | 22:47

Selengkapnya