Berita

Robot humanoid Xiaomi (Tangkapan layar RMOL dari YouTube @XRoboHub)

Tekno

China Mulai Pekerjakan Robot sebagai Buruh Pabrik

SENIN, 09 MARET 2026 | 10:25 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Perusahaan teknologi asal China, Xiaomi, mulai menguji penggunaan robot humanoid di pabrik mobil listrik mereka sebagai upaya untuk meningkatkan produktivitas dalam proses produksi.

Presiden Xiaomi, Lu Weibing, mengatakan bahwa dua robot humanoid mampu menyelesaikan sekitar 90 persen pekerjaan dalam waktu tiga jam. Robot-robot tersebut dapat melakukan berbagai tugas sederhana di lini produksi, seperti memasang mur dan memindahkan material.

Uji coba ini disampaikan Lu dalam wawancara di ajang teknologi tahunan Mobile World Congress (MWC)  yang digelar di Barcelona, Spanyol. Menurutnya, tantangan terbesar dalam menggunakan robot di pabrik adalah memastikan mereka bisa mengikuti kecepatan produksi.


“Di pabrik mobil Xiaomi, setiap 76 detik satu mobil baru keluar dari lini perakitan. Dua robot humanoid ini mampu mengikuti kecepatan tersebut,” kata Lu, dikutip dari CNBC, Senin 9 Maret 2026.

Meski demikian, penggunaan robot humanoid di pabrik Xiaomi masih berada pada tahap awal.
Lu mengibaratkan robot-robot tersebut seperti pekerja magang, karena belum sepenuhnya menjalankan pekerjaan resmi dalam proses produksi.

“Robot di lini produksi kami belum melakukan pekerjaan resmi. Mereka lebih seperti intern atau pekerja magang,” ujarnya.

Robot humanoid pertama Xiaomi, bernama CyberOne, diperkenalkan pada tahun 2022. Namun hingga saat ini perusahaan belum menjual robot tersebut secara komersial.

Lu mengatakan, dalam jangka panjang robot humanoid kemungkinan akan menggantikan manusia untuk beberapa jenis pekerjaan, terutama pekerjaan berulang atau yang sulit dilakukan manusia.

Ia juga menilai robot dapat membantu mengerjakan tugas yang tidak bisa dilakukan manusia secara efisien.

Analis dari RBC Capital Markets memperkirakan nilai pasar robot humanoid global bisa mencapai 9 triliun Dolar AS pada tahun 2050, dengan China diprediksi menguasai lebih dari 60 persen pasar tersebut.

Selain Xiaomi, sejumlah perusahaan China lainnya juga mulai mengembangkan robot humanoid.

Startup mobil listrik XPeng telah memperkenalkan robot buatannya sendiri. Sementara produsen smartphone Honor juga baru saja meluncurkan model robot humanoid pertama mereka.

Di Amerika Serikat, miliarder teknologi Elon Musk juga mendorong perusahaannya, Tesla, untuk berkembang menjadi perusahaan robotika dan kecerdasan buatan. Bahkan, Musk berencana menggunakan pabrik Tesla di California untuk memproduksi robot humanoid bernama Optimus.

Meski optimistis terhadap masa depan robotika, Lu menegaskan bahwa masih terlalu dini untuk memastikan seberapa besar pasar robot humanoid nantinya.

Populer

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

UPDATE

Makna Filosofi Lampion Waisak 2026, Simbol Pencerahan, Harapan, dan Kedamaian

Sabtu, 30 Mei 2026 | 11:58

Standarisasi Kemasan Rokok Dinilai Berpotensi Merugikan Pedagang Kaki Lima

Sabtu, 30 Mei 2026 | 11:43

Soal Opini Bahlil yang Sebut Kurban Wajib bagi Setiap Muslim, Ini Respons Komisi Fatwa MUI

Sabtu, 30 Mei 2026 | 11:27

Harga Minyak Dunia Anjlok ke 92 Dolar AS

Sabtu, 30 Mei 2026 | 11:07

Rupiah Melemah, Biaya Liburan di Indonesia Jadi Magnet Wisatawan Mancanegara

Sabtu, 30 Mei 2026 | 10:36

Penyidik Dalami Dokumen Ekspor Sawit, Kasus Under Invoicing Terus Bergulir

Sabtu, 30 Mei 2026 | 10:24

IHSG di Akhir Mei 2026 Tertekan, Asing Net Sell Jumbo Rp8,5 Triliun

Sabtu, 30 Mei 2026 | 10:16

Bukan Sekadar Kurban, Begini Cara Galeri 24 Sampaikan Makna Berbagi di Hari Raya

Sabtu, 30 Mei 2026 | 10:12

Harga Emas Antam Melonjak Rp25.000 di Akhir Mei 2026

Sabtu, 30 Mei 2026 | 10:03

Opini Bahlil di Kompas Disoal: Tidak Tepat Samakan Kurban dengan Zakat Fitrah

Sabtu, 30 Mei 2026 | 09:47

Selengkapnya