Berita

Ilustrasi. (Foto: Dokumentasi RMOL)

Politik

Iran Dianggap Pemenang Perang

SENIN, 09 MARET 2026 | 05:09 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Baru sepekan saja perang Amerika Serikat (AS) dan Israel, terhadap Iran, publik sudah bosan dengan berita yang itu ke itu saja. Bagaimana pula kalau sampai lima pekan seperti dikatakan Presiden AS Donald Trump? 

"Mungkin tak hanya sekadar bosan, tapi muak. Muak dengan analisis yang aneh-aneh," kata Direktur ABC Riset & Consulting, Erizal, dikutip Senin 9 Maret 2026.

Meski begitu, kata Erizal, sejauh ini Iran dianggap pemenang perang, karena masih bisa bertahan.


Bahkan Iran membalas serangan ke pangkalan militer AS, yang jumlahnya belasan di Timur Tengah, dan juga serangan yang langsung ke Israel. 

"Bagaimana orang yang bertahan dianggap pemenang dan yang menyerang justru kalah telak?" lanjut Erizal.

Memang, perang dalam definisi AS, Donald Trump, Israel, dan Iran, berbeda-beda. Bahkan, pengamat pun memiliki definisi sendiri-sendiri. 

"Makanya, ada yang menganggap AS, Donald Trump kalah, Israel hancur lebur, dan Iran berjaya. Anggapan ini yang paling populer di Indonesia. Yang sebaliknya, tidak," kata Erizal.

Tapi, menurut Erizal, terserah sajalah. Apa pun itu, yang namanya perang tidak ada cerita menang dan kalah. Yang menang pun, hakikatnya juga kalah. Apalagi yang kalah. 

"Pemenang perang sebenarnya adalah kekalahan itu sendiri. Trump mulai realistis, tak lagi memaksa pemimpin boneka seperti Reza Pahlevi, itu juga kekalahan. Perang saudara seperti di Irak, gagal. Itu kemenangan dalam bentuk yang lain," kata Erizal.

Iran bersedia memilih Ayatullah yang lebih moderat, itu kekalahan lagi. Pokoknya, Israel jangan sampai menang banyak. Agaknya, Donald Trump pun tahu itu. 

Lima pekan perang seperti yang dicanangkan, kelamaan. Rusia dan China tidak ada tanda-tanda untuk ambil bagian. 

"Perang Dunia III seperti yang ditakutkan, semoga benar-benar jauh panggang daripada api," pungkas Erizal.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Jepang Akui Otonomi Sahara Solusi Paling Realistis

Minggu, 10 Mei 2026 | 12:21

Pencanangan HUT Jakarta Bawa Mimpi Besar Jadi Kota Global

Minggu, 10 Mei 2026 | 12:02

Warga Jakarta Kini Wajib Pilah Sampah Jadi 4 Kategori, Ini Daftarnya

Minggu, 10 Mei 2026 | 11:40

Kritik Amien Rais Dinilai Bermuatan Panggung Politik

Minggu, 10 Mei 2026 | 11:30

Pramono Optimistis Persija Menang Lawan Persib

Minggu, 10 Mei 2026 | 11:18

Putin Klaim Perang Ukraina Segera Berakhir, Siap Temui Zelensky untuk Damai

Minggu, 10 Mei 2026 | 11:10

JK Negarawan, Pemersatu Bangsa, dan Arsitek Perdamaian Nasional yang Patut Dihormati

Minggu, 10 Mei 2026 | 10:48

BMKG-BNPB Lakukan OMC Kendalikan Potensi Karhutla di Sumsel

Minggu, 10 Mei 2026 | 10:41

Israel Bangun Pangkalan Militer Rahasia di Gurun Tanpa Sepengetahuan Irak

Minggu, 10 Mei 2026 | 10:23

KPK Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya Anggota BPK Haerul Saleh

Minggu, 10 Mei 2026 | 09:44

Selengkapnya