Berita

Sejumlah wilayah Jakarta terendam banjir akibat hujan semalaman. (Foto: BPBD DKI)

Politik

Banjir Berulang di Jakarta Butuh Solusi Strategis

MINGGU, 08 MARET 2026 | 18:49 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Penanganan banjir di Jakarta dinilai belum menunjukkan progres signifikan. Di era Gubernur Pramono Anung, ibu kota masih kerap dilanda banjir tanpa kebijakan konkret yang mampu menyelesaikan persoalan tersebut secara menyeluruh.

“Jakarta sudah beberapa kali dilanda banjir. Namun hingga kini belum terlihat langkah strategis yang benar-benar signifikan untuk mengatasi persoalan banjir yang terus berulang,” ujar Ketua Umum Rampai Nusantara Mardiansyah Semar dalam keterangannya, Minggu, 8 Maret 2026.

Semar menilai setiap kali banjir melanda, gubernur lebih banyak melakukan kunjungan ke sejumlah titik terdampak dan berdialog dengan warga. Meski langkah tersebut dinilai penting sebagai bentuk empati kepada masyarakat, menurutnya hal itu belum diikuti kebijakan konkret yang mampu mencegah banjir terulang.


“Gubernur memang turun ke lapangan melihat beberapa titik banjir dan berdialog dengan masyarakat korban banjir. Namun setelah itu tidak terlihat tindakan strategis yang benar-benar mampu menjadi solusi jangka panjang. Pola ini terus berulang setiap kali banjir datang,” lanjutnya.

Semar bahkan menilai ketegasan pemerintah provinsi justru lebih terlihat dalam isu lain.

“Pram terlihat cepat dan tegas ketika mengurus soal padel, tetapi sangat lemah dalam menangani persoalan banjir yang justru menjadi masalah utama warga Jakarta,” tegasnya.

Ia juga menyoroti besarnya anggaran yang dimiliki Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Menurutnya, dengan kapasitas anggaran daerah yang besar, seharusnya pemerintah mampu menghadirkan program yang lebih efektif untuk menanggulangi banjir.

“Anggaran daerah Provinsi Jakarta sangat besar. Seharusnya itu dapat dimaksimalkan untuk mencari solusi nyata dalam penanganan banjir. Namun yang terlihat saat ini justru sebaliknya, belum ada konsep yang jelas dan terukur,” ujarnya.

Lebih lanjut, Semar menilai kondisi banjir belakangan ini justru semakin mengkhawatirkan. Ia mengatakan hujan dengan durasi beberapa jam saja sudah cukup membuat sejumlah wilayah Jakarta tergenang.

“Mosok hujan baru beberapa jam saja Jakarta sudah dikepung banjir padahal tidak ada air kiriman dari Bogor atau wilayah lainnya. Berarti ini soal drainase dan resapan air yang mestinya bisa diantisipasi oleh pemerintah provinsi, dan Pram gagal total soal ini,” pungkasnya.

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

UPDATE

Sarjan Didakwa Suap Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang Rp11,4 Miliar

Senin, 09 Maret 2026 | 20:15

Prabowo Sadar Masih Ada Unsur Pimpinan yang Mengecewakan

Senin, 09 Maret 2026 | 20:02

Sarjan Didakwa Suap Bupati Bekasi Ade Kuswara Rp11,4 Miliar

Senin, 09 Maret 2026 | 19:42

Mitra SPPG Laporkan Dugaan Korupsi ke Kejagung

Senin, 09 Maret 2026 | 19:31

PDIP Persoalkan Status TNI Siaga I Diumbar ke Publik

Senin, 09 Maret 2026 | 18:53

Rupiah Ditutup Lesu Usai Jebol Rp17.000, Ini Biang Keroknya

Senin, 09 Maret 2026 | 18:38

Mojtaba Khamenei Langsung Komandoi Gelombang ke-30 Serangan Militer ke Israel-AS

Senin, 09 Maret 2026 | 18:11

Ahmad Najib Gelar PANsar Ramadan di Kabupaten Bandung

Senin, 09 Maret 2026 | 17:56

Sustainability Bond Tahap II bank bjb Diminati Investor

Senin, 09 Maret 2026 | 17:40

Prabowo Resmikan 218 Jembatan Bailey hingga Armco di Aceh

Senin, 09 Maret 2026 | 17:24

Selengkapnya