Berita

Kepala Kantor Wilayah BPN Papua Roy Wayoi. (Foto: Cendrawasih pos)

Politik

BPN Papua Dorong Percepatan Sertifikasi Tanah Ulayat

MINGGU, 08 MARET 2026 | 16:42 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pemerintah melalui Badan Pertanahan Nasional (BPN) mendorong percepatan sertifikasi dan pemetaan tanah ulayat di wilayah Papua, termasuk di Provinsi Papua Pegunungan, Provinsi Papua Tengah, dan Provinsi Papua Selatan.

Kepala Kantor Wilayah BPN Papua Roy Wayoi mengatakan upaya tersebut diharapkan dapat direalisasikan pada tahun ini. Hal itu disampaikan Roy di sela kegiatan silaturahmi ondoafi dan kepala suku se-Provinsi Papua yang digelar di Jayapura.

Menurutnya, langkah percepatan sertifikasi tanah ulayat tersebut merupakan tindak lanjut kesepakatan antara Kanwil BPN Papua dengan pemerintah daerah pada November 2025 lalu.


“Tanah di wilayah Papua mayoritas dimiliki oleh masyarakat adat, sehingga diperlukan data yang pasti mengenai kepemilikan tanah ulayat tersebut,” ujar Roy dalam siaran persnya dikutip Minggu, 8 Maret 2026.

Ia menjelaskan, pendataan tersebut akan membantu Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional dalam mempercepat program pendaftaran tanah, baik melalui skema massal maupun layanan rutin.

Selain itu, pemetaan tanah adat juga dinilai penting untuk mencegah potensi konflik atau sengketa lahan di masa mendatang.

“Melalui pertemuan ondoafi dan kepala suku se-Papua ini kami berharap ada kesepahaman dan sinkronisasi untuk mendorong pemetaan tanah adat di seluruh kabupaten,” jelasnya.

Roy menambahkan, sebelumnya ATR/BPN telah menyerahkan sertifikat Hak Pengelolaan (HPL) tanah ulayat kepada masyarakat adat Sawoi Hnya di Kabupaten Kabupaten Jayapura pada Oktober 2023.

Ia berharap semakin banyak masyarakat adat di Papua yang bersedia mendaftarkan dan menyertifikatkan tanah ulayat mereka.

“Kami berharap ke depan semakin banyak masyarakat adat yang bersedia mensertifikatkan hak ulayat mereka,” pungkasnya.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

TNI Terima Penyerahan 75 Senjata Peninggalan Konflik Sosial Maluku

Minggu, 04 Oktober 2026 | 03:17

MPSI Dorong Badan Khusus Tangani Pengungsi Internal Papua

Minggu, 04 Oktober 2026 | 02:50

KDMP: Dari Dukungan Negara Menuju Kemandirian Anggota

Minggu, 04 Oktober 2026 | 02:25

Gibran Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Dugaan Keabsahan Ijazah

Minggu, 04 Oktober 2026 | 01:50

Berpengalaman di Bidang Reserse, Irjen Dadang Didapuk jadi Kapolda Metro

Minggu, 04 Oktober 2026 | 01:20

Ketika Karbon Menjadi Komoditas

Minggu, 04 Oktober 2026 | 00:43

Miliki Segudang Pengalaman, Tugas Berat Kini Menanti Herimen sebagai Kabaharkam

Minggu, 04 Oktober 2026 | 00:28

Laporan Keuangan Danantara Ditargetkan Rampung Oktober

Minggu, 04 Oktober 2026 | 00:04

Kapolri Baru Harus Usut Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Mauk Sepatan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:33

Polisi Didesak Ungkap Kasus Pemecahan Kaca Mobil Jurnalis di Depok

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:13

Selengkapnya