Berita

Presiden AS Donald Trump (Foto: Reuters)

Dunia

Trump Sebut Perang Bisa Berakhir Tanpa Sisa Pemimpin Iran

MINGGU, 08 MARET 2026 | 14:25 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menegaskan tidak tertarik membuka jalur perundingan dengan Iran di tengah konflik yang semakin memanas di Timur Tengah. 

Ia bahkan mengisyaratkan perang bisa berakhir ketika Iran tidak lagi memiliki kepemimpinan ataupun kekuatan militer yang berfungsi.

Pernyataan tersebut disampaikan Trump kepada wartawan saat berada di pesawat kepresidenan Air Force One pada Sabtu, 7 Maret 2026. 


Menurutnya, serangan udara yang sedang berlangsung berpotensi membuat proses negosiasi menjadi tidak relevan apabila seluruh calon pemimpin Iran terbunuh dan kekuatan militernya dilumpuhkan.

“Pada suatu titik, saya rasa mungkin tidak akan ada lagi orang yang tersisa untuk mengatakan 'Kami menyerah','” kata Trump kepada wartawan, seperti dikutip dari Reuters.

Konflik yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran kini telah memasuki pekan kedua dengan serangan saling balas di berbagai wilayah Timur Tengah. 

Israel dilaporkan kembali melancarkan serangan baru ke sejumlah wilayah Iran, sementara kebakaran besar juga terjadi di sebuah gedung kantor pemerintah di Kuwait yang terkena serangan drone.

Di tengah situasi tersebut, Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyampaikan permintaan maaf kepada negara-negara tetangga yang terdampak serangan Iran terhadap fasilitas militer Amerika Serikat di kawasan Teluk. 

“Saya secara pribadi meminta maaf kepada negara-negara tetangga yang terkena dampak dari tindakan Iran,” ujarnya, sembari meminta mereka tidak bergabung dalam serangan AS dan Israel terhadap Iran.

Meski demikian, Pezeshkian menolak tuntutan Trump agar Iran menyerah tanpa syarat. Ia juga menyatakan dewan kepemimpinan sementara Iran sepakat menangguhkan serangan ke negara-negara tetangga selama wilayah mereka tidak digunakan untuk melancarkan serangan terhadap Iran.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

UPDATE

Teddy dan Fadli Zon Saling Bagi Tugas saat Kunjungan PM Modi

Minggu, 12 Juli 2026 | 10:16

Penegak Hukum Lebih Baik Saling Bongkar Kasus daripada Lindungi Koruptor

Minggu, 12 Juli 2026 | 10:10

Momen Delegasi RI Ziarah ke Makam Ali Khamenei di Mashhad

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:47

Pesan Prabowo ke Aparat Bukan Teguran Biasa Melainkan Instruksi Moral

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:34

Bahlil Bidik Penambahan Kursi Golkar di 2029

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:16

KPK Hormati Proses Hukum Kasus Febrie Adriansyah

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:10

Konflik Memanas, AS Bombardir Iran Lagi setelah Selat Hormuz Ditutup

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:50

Penanganan Kasus Korupsi Jangan Ganggu Kekompakan Polri-Kejagung

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:33

Kolaborasi UI-Tsinghua Buka Jalan Produksi Vaksin Dengue Buatan Indonesia

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:15

Kasus Febrie Harus Diselesaikan Lewat Jalur Hukum Bukan Lobi Politik

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:07

Selengkapnya