Berita

Presiden AS Donald Trump (Foto: Reuters)

Dunia

Trump Klaim Iran Menyerah usai Minta Maaf ke Negara Tetangga

MINGGU, 08 MARET 2026 | 11:57 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Donald Trump menyatakan Iran akhirnya menyerah kepada negara-negara tetangganya di Timur Tengah setelah digempur tekanan militer dari Amerika Serikat dan Israel.

Dalam unggahan di platform media sosial Truth Social, Trump menyebut permintaan maaf dan janji Iran untuk tidak lagi menembaki negara tetangga muncul setelah kampanye serangan yang dilakukan Washington bersama sekutu regionalnya. 

“Iran, yang sedang dihancurkan habis-habisan, telah meminta maaf dan menyerah kepada negara-negara tetangganya di Timur Tengah, serta berjanji tidak akan menembaki mereka lagi. Janji ini hanya dibuat karena serangan tanpa henti dari AS dan Israel,” tulis tulis Trump, seperti dikutip dari Anadolu News, Minggu, 8 Maret 2026.


Trump juga menilai ambisi Iran untuk mendominasi kawasan Timur Tengah kini telah dipatahkan. Dia mengklaim untuk pertama kalinya Iran mengalami kekalahan dari negara-negara di kawasan tersebut. 

“Mereka berupaya untuk mengambil alih dan memerintah Timur Tengah. Ini adalah pertama kalinya Iran kalah, dalam ribuan tahun, dari negara-negara Timur Tengah di sekitarnya,” kata dia.

Dalam pernyataan itu, Trump turut melontarkan kritik keras terhadap Iran. 

“Iran bukan lagi 'Pengganggu Timur Tengah,' melainkan 'PIHAK YANG KALAH DI TIMUR TENGAH,' dan akan tetap demikian selama beberapa dekade hingga mereka menyerah atau, kemungkinan besar, runtuh sepenuhnya!” tulisnya. 

Trump bahkan memperingatkan kemungkinan serangan militer yang lebih dahsyat terhadap Iran. 

“Hari ini Iran akan dihantam sangat keras! Yang sedang dipertimbangkan secara serius untuk dihancurkan sepenuhnya dan menyebabkan kematian pasti, karena perilaku buruk Iran, adalah daerah dan kelompok orang yang sampai saat ini tidak dianggap sebagai sasaran," pungkasnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

BKSAP DPR Dukung Menlu Arrmanatha Perkuat Diplomasi Bebas Aktif

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:26

Korea Utara Uji Coba Rudal Berteknologi AI, Terbang Sejauh 1.000 Km

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:10

Kuota Internet Kok Masih Hangus? Ini Penjelasan Komdigi

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:01

Banggar DPR Tekankan Disiplin Fiskal di Tengah Belanja Negara Rp4.106 Triliun

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:53

RUU Migas Ditargetkan Rampung 22 Oktober, DPR Ingatkan Pembahasan Harus Cermat

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:13

Kemenko PM Dorong Kolaborasi Dunia Usaha untuk Pertumbuhan Ekonomi Inklusif

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:09

Rangkap Jabatan Bahlil Harus Dimaksimalkan untuk Selaraskan Kebijakan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:05

KPK Ungkap Ada Setoran dari Kantah ke Tingkat Pusat ATR/BPN

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:36

Sequis Life Digugat Rp1,27 Miliar ke PN Jakarta Selatan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:28

AS Usir Dua Delegasi Iran Setelah Sidang Umum PBB

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:17

Selengkapnya