Berita

Presiden RI, Prabowo Subianto. (Foto: FB Prabowo Subianto)

Politik

Jika ke Iran Bawa Misi Damai, Prabowo juga Perlu Temui Trump

MINGGU, 08 MARET 2026 | 11:33 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

  Rencana Presiden Prabowo Subianto yang berniat mengambil peran sebagai mediator dalam konflik antara Iran dengan Israel dan Amerika Serikat yang belakangan memanas ditanggapi Ketua Umum Partai Kebangkitan Nasional (PKN) Anas Urbaningrum.

Menurut Anas, langkah Presiden Prabowo jika berkunjung ke Iran dengan membawa misi perdamaian merupakan upaya yang patut diapresiasi. Ia menilai peran Indonesia dalam mendorong dialog dan penyelesaian konflik melalui jalur diplomasi sangat penting di tengah meningkatnya ketegangan global.

“Jika Presiden Prabowo pergi ke Iran dengan membawa misi perdamaian, tentu ini upaya yang baik. Sangat baik,” ujar Anas lewat akun X miliknya dikutip Minggu, 8 Maret 2026.


Namun demikian, Anas berpandangan agar misi perdamaian tersebut juga dilanjutkan dengan kunjungan ke Amerika Serikat untuk bertemu Presiden Donald Trump. Ia menilai langkah itu akan membuat upaya mediasi Indonesia menjadi lebih berimbang.

“Agar berimbang dan lebih baik lagi, misi dilanjutkan ke Amerika Serikat, bertemu Trump. Membawa misi perdamaian yang sama,” katanya.

Anas bahkan menyampaikan pesan yang menurutnya bisa disampaikan Prabowo secara santai kepada Trump, terutama terkait komitmen perdamaian dunia.

“Sambil mengingatkan: jangan sampai tinta yang digunakan untuk tanda tangan Board of Peace berubah menjadi tinta perang,” ujarnya.

Ia menggambarkan Prabowo bisa menyampaikan pesan tersebut dengan gaya santai namun tegas.

“Pak Prabowo dengan santai bisa bilang begini: Pak Trump, masa saya baru ikut tanda tangan BoP, tintanya masih belum kering, dan baru saja tiba di Jakarta, sampeyan sudah nyerang Iran. Becandanya terlalu sampeyan. Stop becandaan gitu itu. Dunia rindu damai, bukan perlu perang. Ya kan?” tutur Anas.

Menurutnya, pernyataan tersebut merupakan bentuk harapan sekaligus dukungan agar Presiden Prabowo dapat mengambil peran penting dalam mendorong perdamaian global.

“Ini adalah harapan dan dukungan kepada Pak Prabowo untuk mengambil peran dan tanggung jawab yang besar bagi perdamaian dunia,” pungkasnya.


Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Catat 94 Ribu Pejabat Belum Lapor LHKPN

Minggu, 29 Maret 2026 | 10:20

Implementasi PP Tunas Jangan Sekadar Formalitas

Minggu, 29 Maret 2026 | 10:13

Gelombang Aksi “No Kings” Meledak di Seluruh AS, Tuntut Trump Lengser

Minggu, 29 Maret 2026 | 09:25

87 Persen Penyelenggara Negara Sudah Lapor LHKPN

Minggu, 29 Maret 2026 | 09:22

Kejagung Bongkar Praktik Tambang Ilegal Samin Tan

Minggu, 29 Maret 2026 | 09:01

Pramono Upayakan Tak Ada PHK di Tengah Wacana Pembatasan Belanja Pegawai

Minggu, 29 Maret 2026 | 08:46

Pemerintah Wajibkan Platform Digital Patuhi PP Tunas Tanpa Kompromi

Minggu, 29 Maret 2026 | 08:32

Kemenhaj Optimistis Operasional Haji 2026 Sesuai Rencana

Minggu, 29 Maret 2026 | 08:10

WFH Jumat Bisa Ciptakan Life Balance dan Tetap Produktif

Minggu, 29 Maret 2026 | 07:30

Pemprov DKI Dukung Program Presiden soal Hunian Layak Warga Rel

Minggu, 29 Maret 2026 | 07:15

Selengkapnya