Berita

Presiden AS Donald Trump dan PM Inggris Keir Starmer (Foto: Fox News)

Dunia

Trump Tegaskan AS Bisa Menang Lawan Iran Tanpa Inggris

MINGGU, 08 MARET 2026 | 10:33 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menegaskan bahwa negaranya tidak membutuhkan bantuan militer Inggris untuk memenangkan perang melawan Iran. 

Pernyataan itu disampaikan di tengah memanasnya hubungan Washington dan London terkait dukungan dalam konflik yang berlangsung di Timur Tengah.

Dikatakan Trump, pemerintah Inggris sedang memberikan pertimbangan serius untuk mengirim dua kapal induk ke kawasan Timur Tengah. 


Namun menurutnya, langkah tersebut tidak lagi diperlukan karena AS mampu memenangkan perang tanpa bantuan dari sekutunya itu.

Melalui unggahan di platform Truth Social, Trump bahkan menyindir sikap Perdana Menteri Inggris Keir Starmer yang dinilai terlambat memberikan dukungan dalam konflik tersebut.

"Tidak apa-apa, Perdana Menteri Starmer, kita tidak membutuhkan kapal itu lagi - tetapi kita akan mengingatnya. Kita tidak membutuhkan orang-orang yang bergabung dalam perang setelah hampir mencapai kemenangan!” tulis Trump, seperti dikutip dari Reuters, Minggu, 8 Maret 2026.

Pernyataan tersebut menjadi bagian dari kritik berulang Trump terhadap Perdana Menteri Inggris Keir Starmer. 

Trump sebelumnya menilai Starmer turut merusak hubungan historis kedua negara setelah pemerintah Inggris sempat memblokir penggunaan pangkalan militernya oleh AS untuk melancarkan serangan awal ke Iran.

Kementerian Pertahanan Inggris sendiri menyatakan sedang mempersiapkan kapal induk HMS Prince of Wales untuk kemungkinan penempatan ke Timur Tengah. 

Meski demikian, seorang pejabat Inggris menegaskan bahwa hingga kini belum ada keputusan final terkait pengerahan kapal induk tersebut.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya