Berita

Direktur Utama Perumda Dharma Jaya, Raditya Endra Budiman. (Foto: Istimewa)

Nusantara

Dharma Jaya Buka Kandang Sapi di Ciangir, Daya Tampung Awal 1.000 Ekor

SABTU, 07 MARET 2026 | 02:05 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pemprov DKI Jakarta melalui Perumda Dharma Jaya berencana membangun kandang sapi baru di kawasan Ciangir, Tangerang.

Langkah itu dilakukan untuk meningkatkan kapasitas penampungan sapi hidup. Fasilitas tersebut ditargetkan mampu menampung hingga 1.000 ekor sapi pada tahap awal.

Direktur Utama Perumda Dharma Jaya, Raditya Endra Budiman mengatakan, pada 2026, Dharma Jaya menargetkan pemasukan 10.000 ekor sapi hidup. Namun kuota yang diberikan Kementerian Pertanian hanya mencapai 7.500 ekor.


“Bukan karena takut tidak laku, tetapi karena keterbatasan tempat,” kata Raditya, dikutip Sabtu 7 Maret 2026.

Menurut Raditya, Dharma Jaya sebenarnya memiliki lahan seluas 12 hektare di Serang, Jawa Barat, yang secara kapasitas mampu menampung hingga 5.000 ekor sapi. 

Namun, perubahan peruntukan lahan membuat area tersebut tidak lagi dapat digunakan sebagai kandang.

“Yang tadinya boleh untuk kandang sapi, sekarang hanya boleh digunakan untuk agrowisata. Jadi kandang yang ada tidak bisa diperlebar atau ditambah,” kata Raditya.

Dengan fasilitas baru di Ciangir, Dharma Jaya berharap kapasitas pemasukan sapi dapat meningkat hingga 1.000 ekor dalam satu periode pengadaan.

“Kami juga bisa mengajukan tambahan kuota sehingga target 10.000 ekor sapi bisa tercapai,” pungkas Raditya.

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

KAI Wisata Hadirkan Kereta Panoramic Rute Jakarta–Yogyakarta dan Solo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:37

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

UPDATE

Kasus Video CCTV Restoran, Nabilah O’Brien Siap Hadiri RDPU Komisi III DPR

Sabtu, 07 Maret 2026 | 08:16

Indeks Utama Wall Street Berguguran Saat Perang Diprediksi Berlangsung Lama

Sabtu, 07 Maret 2026 | 08:03

Ketegangan Timur Tengah Bayangi Pasar Saham, Ini Sektor yang Paling Terdampak

Sabtu, 07 Maret 2026 | 07:49

Bursa Eropa Terguncang: Harga Energi Melonjak, Saham Berguguran

Sabtu, 07 Maret 2026 | 07:38

Putin Diduga Bantu Iran Bidik Aset Militer AS di Timur Tengah

Sabtu, 07 Maret 2026 | 07:21

Menkeu Berencana Tambah Penempatan Dana Rp100 Triliun ke Perbankan

Sabtu, 07 Maret 2026 | 07:03

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bedah Pemikiran Islam Bung Karno: Posisi RI di Board of Peace Jadi Sorotan

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:32

Roy Suryo Cs Berpeluang Besar Lolos dari Jerat Hukum

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:19

Kalam Kiai Madura

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:13

Selengkapnya