Berita

Ramadan Iftar Gathering digelar Kedutaan Besar Republik Azerbaijan untuk Republik Indonesia bersama OIC Youth Indonesia dan Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Pusat Muhammadiyah. (Foto: Istimewa)

Politik

Ramadan Iftar Gathering Perkuat Persahabatan Indonesia–Azerbaijan

JUMAT, 06 MARET 2026 | 13:37 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Ramadan Iftar Gathering digelar Kedutaan Besar Republik Azerbaijan untuk Republik Indonesia bersama OIC Youth Indonesia dan Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Pusat Muhammadiyah sebagai upaya mempererat hubungan persahabatan serta meneguhkan nilai toleransi dan harmoni di dunia Islam.

Acara yang mengusung tema Strengthening Connectivity and Values-Based Smart Power for Tolerance and Harmony in the Islamic World ini diselenggarakan di Aula PP Muhammadiyah, Jakarta.

“Ramadan sering dipahami sebagai bulan puasa. Namun pada hakikatnya, Ramadan adalah bulan Al-Qur’an, bulan kejernihan, penyelarasan kembali, dan refleksi. Puasa bukan sekadar menahan diri dari makan dan minum, tetapi sebuah disiplin yang membantu kita kembali fokus pada hal-hal yang benar-benar penting dalam kehidupan,” ujar Presiden OIC Youth Indonesia Astrid Nadya Rizqita, dikutip Jumat, 6 Maret 2026.


Ia juga menegaskan bahwa tema kegiatan tersebut mencerminkan keyakinan bahwa harmoni di dunia Islam perlu terus diperkuat melalui interaksi dan kerja sama lintas komunitas.

“Tema pertemuan ini mencerminkan keyakinan bahwa harmoni bukan sesuatu yang otomatis kita miliki, tetapi sesuatu yang harus secara sadar kita perkuat dan pelihara bersama,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua LDK PP Muhammadiyah Muchamad Arifin menjelaskan bahwa LDK PP Muhammadiyah berfokus pada penguatan dakwah komunitas yang menjangkau berbagai lapisan masyarakat, termasuk wilayah terpencil.

“Dakwah Muhammadiyah tidak hanya di mimbar, tetapi juga di luar mimbar. Kami berupaya hadir langsung di tengah masyarakat, termasuk melakukan outreach dakwah hingga ke daerah-daerah terpencil,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa forum buka puasa bersama seperti ini menjadi ruang penting untuk mempererat silaturahmi serta membangun hubungan antar komunitas.

“Forum buka puasa bersama ini menjadi wadah untuk saling mengenal dan memperkuat jaringan kebersamaan,” katanya.

Arifin juga menyoroti kontribusi Muhammadiyah di bidang pendidikan yang menjangkau berbagai wilayah di Indonesia, termasuk kawasan timur seperti Papua dan Nusa Tenggara Timur.

“Perguruan Tinggi Muhammadiyah telah hadir di Sorong, Papua, serta di Nusa Tenggara Timur. Banyak sekolah Muhammadiyah di daerah tersebut bahkan memiliki siswa mayoritas non-Muslim, sekitar 85 persen. Ini menunjukkan bahwa pendidikan Muhammadiyah terbuka bagi semua kalangan,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Dewan Pembina OIC Youth Indonesia Beni Pramula menyampaikan bahwa kegiatan ini juga merupakan bagian dari upaya memperkuat hubungan baik antarnegara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI).

“Forum seperti ini bukan hanya sekadar buka puasa bersama, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat hubungan persahabatan dan memperkuat kerja sama antarnegara anggota OKI, termasuk antara Indonesia dan Azerbaijan,” ujarnya.

Menurutnya, generasi muda memiliki peran penting sebagai jembatan yang menghubungkan masyarakat antarnegara serta menjaga kesinambungan hubungan diplomatik di masa depan.

Dalam konteks hubungan Indonesia dan Azerbaijan, terdapat pula narasi sejarah yang menunjukkan bagaimana dunia Islam sejak lama saling terhubung. Sejumlah kajian akademik, termasuk yang dibahas oleh peneliti Azerbaijan Zaur Aliyev, mengemukakan hipotesis bahwa Maulana Malik Ibrahim salah satu tokoh Wali Songo yang dikenal sebagai Sunan Gresik memiliki keterkaitan dengan kawasan Kaukasus, termasuk wilayah Azerbaijan saat ini.

Narasi tersebut menjadi salah satu pengingat bahwa hubungan antara masyarakat di dunia Islam telah terjalin sejak berabad-abad lalu melalui jaringan perdagangan, dakwah, dan pertukaran budaya.

Ke depan, Azerbaijan juga akan menjadi tuan rumah Konferensi Tingkat Tinggi Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) pada tahun 2026 yang akan mempertemukan para kepala negara anggota OKI.

Selain itu, Azerbaijan selama ini memainkan peran penting dalam ekosistem OKI, khususnya dalam mendorong partisipasi dan diplomasi kepemudaan. Negara tersebut antara lain pernah menjadi tuan rumah Sidang Umum pertama Islamic Cooperation Youth Forum (ICYF) serta aktif mendukung berbagai institusi regional OKI.

Peran tersebut mencerminkan kepercayaan Azerbaijan terhadap generasi muda sebagai bagian penting dari kesinambungan pembangunan bangsa sekaligus penguatan kerja sama di antara negara-negara anggota OKI.

Melalui kegiatan Ramadan Iftar Gathering ini, para peserta juga berdiskusi mengenai pentingnya memperkuat konektivitas antar pemuda Muslim dari berbagai negara serta peran organisasi masyarakat sipil dalam membangun diplomasi berbasis nilai.

Kegiatan ini turut dihadiri Prof. Husnan Bey Fanani yang pernah menjabat sebagai Duta Besar Republik Indonesia untuk Azerbaijan periode 2016–2020 serta Bunyan Saptomo yang pernah menjabat sebagai Duta Besar Republik Indonesia untuk Bulgaria dan Albania.



Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

PR Gus Kikin: Pembenahan Sektor Pendidikan, Kesehatan, dan Ekonomi

Sabtu, 05 September 2026 | 00:27

Tiga Ayat NU

Sabtu, 05 September 2026 | 00:11

Kapasitas PSEL Dinilai Belum Cukup Imbas Penutupan 343 TPA

Jumat, 04 September 2026 | 23:56

Pendekar 08 Perluas Bantuan ke Sekolah Hingga Pengungsi Mandiri di NTT

Jumat, 04 September 2026 | 23:40

Garudayaksa FC Gandeng Zentara Sambut Super League

Jumat, 04 September 2026 | 23:28

Gerilya Diplomasi: Menjahit Kepentingan Nasional di Panggung Global

Jumat, 04 September 2026 | 23:20

SMK Go Global Jadi Strategi Siapkan Calon PMI Masuk Bursa Kerja Dunia

Jumat, 04 September 2026 | 23:01

Pemuda Nganggur adalah Hasil Salah Kebijakan

Jumat, 04 September 2026 | 22:40

AMPI Siap Gelar Rapimnas 8 September, Ini yang Dibahas

Jumat, 04 September 2026 | 21:40

wondr by BNI Jadi Official Banking Partner IdeaFest 2026

Jumat, 04 September 2026 | 21:25

Selengkapnya