Berita

Ilustrasi (RMOL via Gemini AI)

Dunia

Israel Rugi Rp49,5 Triliun per Pekan Akibat Perang Iran

JUMAT, 06 MARET 2026 | 08:30 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Israel diperkirakan mengalami kerugian ekonomi sekitar 9,4 miliar shekel atau sekitar Rp49,5 triliun per pekan akibat perang udara yang sedang berlangsung dengan Iran.

Menurut pernyataan Kementerian Keuangan Israel, kerugian tersebut dipicu oleh penerapan status darurat “merah” oleh Komando Front Dalam Negeri Israel. 

"Di bawah pembatasan level merah oleh Komando Front Dalam Negeri yang membatasi perjalanan ke tempat kerja, menutup sekolah, dan memobilisasi pasukan cadangan, kerugian ekonomi diperkirakan mencapai 9,4 miliar shekel per pekan,” kata kementerian itu, dikutip dari Daily Sabah, Jumat, 6 Maret 2026.


Kementerian Keuangan kemudian meminta agar status darurat diturunkan menjadi level “oranye”, yang memungkinkan aktivitas kerja lebih longgar. Jika aturan ini diterapkan, kerugian ekonomi diperkirakan turun menjadi sekitar 4,3 miliar shekel per pekan.

Konflik meningkat setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan udara ke Iran pada Sabtu lalu, yang kemudian memicu serangan balasan di berbagai wilayah Israel dan kawasan Timur Tengah. Ketegangan ini juga berdampak pada terganggunya ekspor energi dari kawasan Teluk.

Pejabat AS dan Israel memperkirakan operasi militer tersebut dapat berlangsung selama beberapa minggu, sehingga potensi kerugian ekonomi Israel bisa terus bertambah.

Sebelumnya, ekonomi Israel masih tumbuh 3,1 persen pada 2025, meski terdampak perang di Gaza. Setelah tercapainya gencatan senjata pada Oktober lalu, pertumbuhan ekonomi Israel pada 2026 sempat diproyeksikan bisa melampaui 5 persen, namun konflik terbaru dengan Iran berpotensi mengganggu proyeksi tersebut.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Revolusi Status Buruh Harian Lepas

Senin, 22 Juni 2026 | 00:03

Nyanyian Sony Sebut 41 Nama Dituding Hanya untuk Kelabui Penyidik

Minggu, 21 Juni 2026 | 23:33

Penangkapan Roy dan Tifa Perkuat Anggapan Polisi di Bawah Kendali Jokowi

Minggu, 21 Juni 2026 | 23:17

Prabowo Panggil Rosan, Bahas Optimalisasi Aset Negara dan Transformasi BUMN

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:55

Program Sekolah Rakyat Dapat Akses Gratis Talent DNA ESQ

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:32

Malam Ini Roy Suryo dan Dokter Tifa Nginap di Rutan Polda, Besok ke Kejaksaan

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:01

Teruji di MRS 2026, Pertamax Turbo Jadi Andalan Utama Pembalap Nasional

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:46

Penyelenggaraan Haji Tahun Ini Lebih Baik dari Sebelumnya

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:46

Buntut Gesekan Petugas vs Ojol, Ini Strategi Baru Dishub DKI Atur Ruang Jalan Ibu Kota

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:31

Mensos ke Pejabat Baru: Jangan Sabotase Program Sekolah Rakyat!

Minggu, 21 Juni 2026 | 20:45

Selengkapnya