Berita

Serangan rudal Iran ke Uni Emirat Arab (Tangkapan layar RMOL dari siaran YouTube Associated Press)

Dunia

Iran Terus Gempur Negara-negara Teluk

JUMAT, 06 MARET 2026 | 07:33 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Iran kembali melancarkan gelombang serangan rudal dan drone ke sejumlah negara di kawasan Teluk.

Dikutip dari Al-Jazeera, Jumat 5 Maret 2026, pada Kamis malam, Kuwait, Bahrain, dan Uni Emirat Arab (UEA) dilaporkan menjadi sasaran serangan Iran. Staf Umum Angkatan Darat Kuwait menyatakan bahwa sistem pertahanan udara mereka berhasil mencegat beberapa proyektil yang memasuki wilayah udara negara tersebut.

Sebelumnya pada hari yang sama, Kementerian Pertahanan Qatar mengatakan negaranya juga menjadi target serangan, dengan sedikitnya 14 rudal balistik dan empat drone yang diluncurkan dari Iran. 


Awalnya Iran menargetkan aset militer Amerika Serikat di kawasan Teluk, namun serangan kemudian meluas hingga menyasar instalasi sipil setelah operasi militer AS dan Israel terhadap Iran dimulai pada 28 Februari.

Menurut data yang dikutip media pemerintah Iran, serangan AS dan Israel tersebut telah menewaskan sedikitnya 1.230 orang di Iran. Sementara itu, serangan balasan Iran dilaporkan menewaskan enam personel militer Amerika Serikat, 11 orang di Israel, dan tiga orang di UEA.

Laporan dari Doha menyebutkan langit Abu Dhabi dipenuhi cahaya dari sistem pertahanan udara yang mencegat proyektil. Dalam satu hari, setidaknya 131 drone dan enam rudal balistik diluncurkan ke arah UEA. Dalam enam hari terakhir, negara itu terus menghadapi serangan drone, rudal balistik, dan rudal jelajah.

Di Bahrain, sebuah kilang minyak utama di Pulau Sitra terkena serangan rudal Iran yang memicu kebakaran. Otoritas setempat mengatakan api berhasil dikendalikan dengan cepat dan tidak ada laporan korban luka di fasilitas milik perusahaan energi negara, Bapco Energies, sementara tingkat kerusakan masih ditinjau.

Negara-negara Teluk Arab mengecam serangan Iran dan menyebutnya sebagai pelanggaran hukum internasional. Dalam pernyataan bersama dengan Amerika Serikat, mereka menegaskan memiliki hak untuk membela diri dari serangan tersebut.

Di tengah meningkatnya konflik, AS juga menangguhkan operasional Kedutaan Besarnya di Kuwait City serta membatasi layanan di beberapa misi diplomatik di kawasan, termasuk di Arab Saudi dan UEA. 

Ketegangan ini juga berdampak pada pasar energi global karena kapal tanker minyak tertahan di sekitar Selat Hormuz, jalur yang dilalui sekitar 20 persen pasokan minyak mentah dunia.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Nasib Pengalihan Utang Whoosh Tak Jelas, Ini Penjelasan Wamenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 22:20

Ombudsman Soroti Masa Sanggah Data Rumah Rusak Gempa NTT Terlalu Singkat

Jumat, 02 Oktober 2026 | 21:55

KPK Dalami Pengurusan HGB PT Bela Parahiyangan hingga ke Pusat

Jumat, 02 Oktober 2026 | 21:36

Rafyq Pandjaitan Terpilih Ketua KWP, Ariawan Titip Pesan Ini

Jumat, 02 Oktober 2026 | 20:50

KBRI Singapura Tak Punya Dokumen Pendidikan Gibran

Jumat, 02 Oktober 2026 | 20:20

Jenderal Sigit jadi Bidak Benteng dalam Catur Pemerintahan Prabowo

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:57

Hatta Rajasa Pastikan Wantimpres Beri Nasihat Berkualitas untuk Presiden

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:44

Kapolri Berganti, Jenderal Sigit Serahkan Panji Tribrata ke Jenderal Suyudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:40

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Bersama UI, Peradi Profesional Bidik Pendidikan Advokat Lebih Berkualitas

Jumat, 02 Oktober 2026 | 18:51

Selengkapnya