Berita

Kapolsek Pasar Minggu, Kompol Anggiat Sinambela bersama warga yang menemukan bayi mungil. (Foto: Humas Polsek Pasar Minggu)

Presisi

Warga Temukan Bayi Mungil Ditemani Sepucuk Surat di Gerobak Nasi Uduk

JUMAT, 06 MARET 2026 | 00:31 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Bayi mungil terbungkus selimut ditemukan warga dalam gerobak nasi uduk di Jalan Pejaten Raya, RT 010/RW 002 Kelurahan Pasar Minggu, Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan pada Selasa, 3 Maret 2026 pukul 17.30 WIB.

Bayi berusia dua hari itu ditinggalkan begitu saja oleh keluarganya yang hanya meninggalkan sepucuk surat bersama bayi tersebut. 

Dalam surat tersebut tertulis bahwa bayi mungil itu bernama Ameera Ramadhani yang lahir pada 2 Maret 2026.


Sepucuk surat itu nampaknya ditinggalkan oleh kakaknya yang bernama Zidan yang masih berusia 12 tahun. 

"Assalamualaikum, Ibu/Bapak yang menemukan adik saya, saya Zidan ingin minta tolong untuk merawat adik saya, karena ibu saya meninggal saat melahirkan, tolong anggap seperti anak sendiri, karena saya tidak akan menemukan atau mengunjunginya dia lagi, saya tidak mau masa depan dia seperti saya. Terimakasih. Zidan 12 Tahun. Adik saya lahir 2 Maret 2026, namanya Ameera Ramadhani," demikian bunyi surat tersebut. 

Kapolsek Pasar Minggu, Kompol Anggiat Sinambela pun mengakui peristiwa ini pertama kali dilaporkan oleh anggota bhabinkamtibmas setempat.

”Sekitar Pukul 17.43 WIB Bhabinkamtibmas Kelurahan Pasar Minggu Aipda M. Sobirin menyampaikan informasi melalui WAG Polsek Pasar Minggu adanya penemuan bayi di TKP," kata Anggiat.

”Bayi perempuan tersebut diperkirakan berusia dua hari berdasarkan dari tulisan kertas yang dituliskan oleh seorang bernama Zidan yang diduga orang yang dengan sengaja menelantarkan bayi di TKP,” kata Anggiat 

Setelah diselamatkan, bayi tersebut dibawa ke Puskesmas Kecamatan Pasar Minggu. 

Di sisi lain, Polsek Pasar Minggu memastikan telah meminta keterangan awal dari saksi-saksi serta mengambil rekaman CCTV di sekitar lokasi temuan bayi tersebut.


Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Merawat Tradisi Intelektual Mahasiswa Lewat Peluncuran Buku Pergerakan

Senin, 06 Juli 2026 | 03:59

Demokrasi Liberal dan Benteng Oligarki

Senin, 06 Juli 2026 | 03:43

ICX Realisasikan Buyback Rp71 Miliar Perkuat Sistem Tata Kelola

Senin, 06 Juli 2026 | 03:20

Polresta Bandara Soetta Bongkar Home Industry Vape Isi Ganja Beromzet Miliaran

Senin, 06 Juli 2026 | 02:59

Manifesto AJIP Bali: Ketika Pariwisata Kehilangan Arah

Senin, 06 Juli 2026 | 02:35

Perpres 111/2025 soal LGBT Ancaman Nirmiliter jadi Langkah Preventif Terukur

Senin, 06 Juli 2026 | 02:12

Nyali Semesta: Ali Khamenei dan Puncak Kepemimpinan Transendental

Senin, 06 Juli 2026 | 01:57

UMKM dan Budaya Minangkabau Bergaung di Malaysia

Senin, 06 Juli 2026 | 01:40

Jaksa telah Berubah Menjadi Pengacara Jokowi

Senin, 06 Juli 2026 | 01:20

Aiptu Sumaryanto jadi Korban Ketiga yang Gugur saat Gerebek Bandar Narkoba di Katingan

Senin, 06 Juli 2026 | 00:59

Selengkapnya