Berita

Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah. (Foto: Kemenkop)

Bisnis

Fatayat NU Diajak Perkuat Ekonomi Keluarga Lewat Kopdes

KAMIS, 05 MARET 2026 | 17:01 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kader Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) di Kota Tangerang didorong menjadi motor penggerak pembangunan ekonomi dari level terendah yaitu di desa/ kelurahan. 

Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah, percaya solidnya organisasi kemasyarakatan seperti Fatayat NU akan mampu menjadi katalis bagi pengembangan ekonomi umat terutama melalui Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/ Kel) Merah Putih. 

"Kami berharap perempuan yang ada di kelurahan termasuk Fatayat NU di Tangerang ini menjadi penggerak Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, karena Koperasi ini dihadirkan pemerintah untuk masyarakat," kata Wamenkop Farida dalam sambutannya pada acara Gebyar Ramadhan Kariim Al- Ittihad yang digelar oleh Pengurus Cabang Fatayat Nahdlatul Ulama Kota Tangerang di Masjid Al-Ittihad, Tangerang, Kamis, 5 Maret 2026.


Menurutnya, perempuan memiliki peran strategis dalam membangun generasi sekaligus menjaga stabilitas ekonomi keluarga. Karena itu, peningkatan kapasitas perempuan, baik dalam bidang parenting maupun ekonomi menjadi hal yang sangat penting. 

“Perempuan, apalagi ibu-ibu muda, punya tugas mendidik penerus bangsa. Tantangan anak-anak saat ini jauh lebih besar dibandingkan zaman kita dulu,” katanya.

Ia juga mengingatkan bahwa kondisi global saat ini memberi dampak langsung terhadap ekonomi nasional. Konflik di berbagai belahan dunia, menurutnya, turut mempengaruhi stabilitas ekonomi, termasuk di Indonesia. 

Sebagai upaya memastikan stabilitas ekonomi di Indonesia tetap terjaga di tengah ketidakpastian global ini, Farida mendorong para perempuan khususnya Fatayat NU di Tangerang membangun basis ekonominya disinergikan dengan program strategis pemerintah yaitu Kopdes/Kel Merah Putih.

Karena itu, ia menekankan pentingnya perempuan tidak hanya menjadi objek ekonomi, tetapi juga pelaku ekonomi. Menurutnya, perempuan harus mampu melihat peluang usaha di tengah perubahan kondisi ekonomi.

Ia menambahkan, perempuan yang tergabung dalam organisasi seperti Fatayat NU memiliki modal sosial yang sangat besar untuk membangun ekosistem ekonomi bersama. Dengan struktur organisasi Fatayat NU yang menjangkau hingga tingkat ranting di desa dan kelurahan, maka hal ini menjadi kekuatan besar yang dapat dimanfaatkan untuk pemberdayaan ekonomi. 

“Jadikanlah anggota yang jumlahnya besar itu sebagai pelaku ekonomi, sebagai penggerak ekonomi di masyarakat,” katanya.

Farida menjelaskan Kopdes/Kel Merah Putih dapat menjadi sumber pendapatan bagi desa. Sebagian keuntungan koperasi dapat masuk ke kas desa yang kemudian dapat dimanfaatkan untuk pembangunan dan kebutuhan masyarakat. 

“Kami berharap aktivis perempuan seperti Fatayat NU menjadi penggerak koperasi desa, bukan hanya sebagai anggota, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi yang melahirkan unit-unit usaha baru,” tutup Farida.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kemendag: Wajib Halal Bukan Pelarangan Impor

Sabtu, 26 September 2026 | 06:30

Baznas dan Komite Bantuan Kepresidenan Palestina Perkuat Kerja Sama Kemanusiaan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:12

Instruksi Prabowo soal Kuliah Gratis PTN Harus Diprioritaskan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:00

Serba ‘Tidak’ di Sidang Gibran

Sabtu, 26 September 2026 | 05:41

Cuma Tambah Dua Perunggu, Peringkat Indonesia Merosot

Sabtu, 26 September 2026 | 05:17

Jalur Sepeda Jangan cuma Jadi Pajangan

Sabtu, 26 September 2026 | 05:00

Benarkah Pengganti Gibran Sudah Ada?

Sabtu, 26 September 2026 | 04:29

Korlantas Polri Luncurkan Empat Inovasi Digital

Sabtu, 26 September 2026 | 04:18

Jangan Istimewakan Oknum DPRD Diduga Bakar Lahan

Sabtu, 26 September 2026 | 04:00

Kepala BNPB Minta Maaf soal Karhutla: Klarifikasi Istilah 'Normal'

Sabtu, 26 September 2026 | 03:46

Selengkapnya