Berita

Gedung Bursa Efek Indonesia (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Laju IHSG Sesi I: Optimisme Meninggi, Indeks Melesat ke Level 7.703

KAMIS, 05 MARET 2026 | 12:36 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tampil perkasa pada penutupan perdagangan sesi I, Kamis 5 Maret 2026. 

Sejak bel pembukaan berbunyi, indeks langsung bergerak atraktif dan berhasil mengakhiri sesi siang dengan penguatan signifikan sebesar 1,67 persen atau bertambah 126,726 poin ke level 7.703,790.

Pergerakan indeks hari ini mencerminkan dominasi pembeli yang sangat kuat. Membuka perdagangan di level terendah hariannya pada 7.576, IHSG sempat melesat hingga menyentuh batas atas di level 7.765 sebelum akhirnya sedikit terkonsolidasi menjelang jeda siang. 


Kekuatan pasar terlihat dari sebaran harga saham, di mana sebanyak 607 saham terpantau menguat, sementara hanya 115 saham yang terkoreksi, dan sisanya bergerak stagnan.

Dari sisi aktivitas transaksi, sektor energi kembali menjadi primadona. Saham BIPI, BUMI, dan ENRG muncul sebagai motor penggerak volume perdagangan dengan nilai transaksi terbesar sepanjang sesi pertama.

Seluruh sektor (IDX-IC) kompak parkir di zona hijau tanpa terkecuali. 

Sektor Barang Konsumen Siklikal (IDXCYCLIC) menjadi bintang panggung dengan lonjakan tajam sebesar 4,42 pesen.  Penguatan ini diikuti oleh sektor Industri (IDXINDUST) yang naik 2,74 persen dan sektor Barang Baku (IDXBASIC) yang terapresiasi 2,60 persen. 

Sektor-sektor penggerak indeks lainnya seperti Keuangan, Properti, hingga Infrastruktur juga mencatatkan kenaikan solid di atas 1 persen.

Tren positif ini turut merambah ke indeks-indeks unggulan lainnya. Indeks LQ45 tercatat naik 1,56 persen ke level 784,486, disusul oleh IDX30 yang menguat lebih tinggi sebesar 1,77 persen ke posisi 417,360. 

Di kelompok saham syariah, Jakarta Islamic Index (JII) tumbuh 1,54 persen ke 512,708, sementara indeks MNC36 juga terpantau melaju 1,74 persen ke level 326,663.

Kenaikan yang merata di hampir seluruh lini ini memberikan sinyal kuat akan tingginya kepercayaan investor terhadap stabilitas pasar modal di pertengahan pekan ini.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

UPDATE

34 Ribu Kendaraan Melintas Padalarang dan Lembang, Mayoritas Roda Dua

Rabu, 25 Maret 2026 | 15:55

Tinjau Terminal Pulo Gebang, Seskab Teddy Jamin Arus Balik Lancar

Rabu, 25 Maret 2026 | 15:38

Akui Coretax Bermasalah, Purbaya Perpanjang Deadline Lapor SPT hingga Akhir April 2026

Rabu, 25 Maret 2026 | 14:48

Energi Filipina Masuk Zona Waspada, Presiden Marcos Aktifkan Mode Siaga

Rabu, 25 Maret 2026 | 14:27

Dugaan Intervensi Politik Bayangi Penanganan Kasus Yaqut di KPK

Rabu, 25 Maret 2026 | 14:10

Emas Mulai Ditinggalkan, Investor Lirik Bitcoin sebagai Aset Aman

Rabu, 25 Maret 2026 | 14:06

Mendagri: Sumbar Capai 100 Persen Pemulihan Pascabencana, Sumut-Aceh Belum

Rabu, 25 Maret 2026 | 13:39

Tren Nikah Melonjak Usai Lebaran, Kemenag Pastikan KUA Siaga Meski WFA

Rabu, 25 Maret 2026 | 13:20

Ledakan Wisatawan Lebaran di Jabar, DPRD Ingatkan Waspada Bencana dan Pungli

Rabu, 25 Maret 2026 | 13:01

IHSG Menguat ke Level 7.199 di Sesi I Rabu Siang, Ratusan Saham Menghijau

Rabu, 25 Maret 2026 | 12:28

Selengkapnya