Berita

Kementerian Haji dan Umrah RI resmi mengawal ekspor perdana beras Nusantara sebanyak 2.280 ton ke Arab Saudi (Foto: Kemenhaj)

Nusantara

Kemenhaj Kawal Ekspor 2.280 Ton Beras Nusantara ke Arab Saudi

KAMIS, 05 MARET 2026 | 08:29 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kementerian Haji dan Umrah RI resmi mengawal ekspor perdana beras Nusantara sebanyak 2.280 ton ke Arab Saudi. Langkah strategis ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi 205.420 jemaah haji dan petugas Indonesia tahun 2026, sekaligus memperkuat ekosistem logistik haji berbasis pangan nasional.

Ekspor ini merupakan tindak lanjut dari Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) Kemenko Bidang Pangan dan Keputusan Badan Pangan Nasional (Bapanas). Perum Bulog bertindak sebagai pelaksana teknis dalam pengadaan dan pengiriman.

Direktur Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah (PE2HU), Jaenal Effendi, menyebut momen ini sebagai "pecah telur" setelah penantian panjang.


"Ini adalah terobosan penting. Akhirnya, setelah bertahun-tahun, beras produksi petani kita sendiri dapat digunakan langsung untuk konsumsi jemaah haji di Tanah Suci," ujarnya saat melepas ekspor di Gudang Bulog Kelapa Gading, Rabu 4 Maret 2026. 

Pelepasan ekspor dihadiri Menteri Pertanian RI Amran Sulaiman, Wakil Menteri Perdagangan RI Dyah Roro Esti Widya Putri, Anggota Komisi IV DPR RI Abdul Kharis, Direktur Utama Bulog Ahmad Rizal Ramdhani, Sekretaris Utama Badan Pangan Nasional Badan Pangan Nasional Sarwo Edhy, serta jajaran direksi terkait.

Kesempatan yang sama Direktur Utama Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, melaporkan beras yang diekspor merupakan beras baru hasil panen dari wilayah Jawa Barat dan Jawa Tengah, yang diproses langsung tanpa melalui stok gudang lama. Proses pengolahan dilakukan di empat fasilitas, yakni pabrik Wilmar di Serang dan Mojokerto, serta pabrik Bulog di Karawang dan Subang.
 
“Beras yang dikirim memiliki kualitas super premium, dengan tingkat pecahan di bawah 5 persen dan kadar air di bawah 14 persen. Ini merupakan kualitas tertinggi yang pernah diproduksi Bulog,” ujarnya.
 
Sementara Menteri Pertanian RI menyampaikan bahwa ekspor ini didukung oleh kondisi produksi dan stok nasional yang kuat. Per Maret 2026, stok beras nasional tercatat mencapai 3,7 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah pada periode yang sama.
 
Perwakilan Komisi IV DPR RI, Abdul Kharis mengapresiasi langkah kolaboratif lintas kementerian ini dan berharap ekspor beras Indonesia dapat berlanjut ke negara lain. 

“Ini bukan hanya memenuhi kebutuhan jemaah, tetapi juga membuka captive market beras Indonesia di luar negeri,” ujarnya.
 
Pengiriman beras direncanakan melalui tiga jalur pelayaran, yakni Hyundai, Wan Hai, dan Kota Sejati, dengan estimasi keberangkatan pada 7 Maret 2026 dan tujuan pelabuhan Jeddah. Pemerintah memastikan pengiriman dilakukan dengan memperhatikan kondisi geopolitik kawasan serta aspek keamanan logistik.
 
Ekspor beras untuk jemaah haji ini diharapkan menjadi model integrasi layanan haji dan penguatan produk nasional, sekaligus membuka peluang ekspor komersial berkelanjutan di masa mendatang.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

UPDATE

Demi Keamanan, Kapolri Patut Didukung Usut Dugaan Penyadapan Terhadap Presiden

Kamis, 05 November 2026 | 16:34

Potensi Wisata Besar Belum Dongkrak Ekonomi Sabang

Kamis, 05 November 2026 | 16:27

Pertamina Drilling Gandeng Halliburton Perkuat Operasional Migas di Timteng

Kamis, 05 November 2026 | 16:12

DPR Taruh Harapan di Pundak Suyudi dan Jajaran Usut Tuntas Kasus Listyo Sigit Dkk

Kamis, 05 November 2026 | 16:00

Bobolnya Lapis Pengaman Presiden

Kamis, 05 November 2026 | 15:48

Ekonomi Aceh Tetap Tumbuh Positif Meski Dihantam Bencana

Kamis, 05 November 2026 | 15:46

BPS: Pengangguran RI Berkurang 77 Ribu Orang per Agustus 2026

Kamis, 05 November 2026 | 15:38

Pertamina Hulu Energi Catat Torehan Manis Jelang Akhir Tahun

Kamis, 05 November 2026 | 15:33

ABP: Rakyat Tetap Berdiri Bersama Presiden Prabowo

Kamis, 05 November 2026 | 15:28

Jokowi Keberatan Roy Suryo Minta Ijazah Diperiksa Lagi

Kamis, 05 November 2026 | 15:22

Selengkapnya