Berita

Presiden Prabowo Subianto bertemu dengan sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, 4 Maret 2026 (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Politik

Prabowo Serukan Kekompakan dan Persatuan di Tengah Eskalasi Global

RABU, 04 MARET 2026 | 23:56 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya menjaga persatuan bangsa di tengah dinamika global yang berpotensi mengganggu keharmonisan masyarakat dan stabilitas nasional.

Menurut Ketua MPR RI Ahmad Muzani, pesan itu disampaikan Presiden dalam pertemuan dengan sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, 4 Maret 2026.

“Pesan khusus dari Presiden supaya kita semua, bangsa Indonesia menjaga persatuan, menjaga kekompakan, menjaga kebersamaan, karena situasi global seperti sekarang ini memudahkan masyarakat berpikir menurut cara pandang masing-masing,” papar Muzani. 


Disebutkan bahwa sejauh ini Presiden mengambil berbagai kebijakan yang selalu berorientasi pada kepentingan nasional.

“Presiden selalu mengatakan bahwa apa yang dilakukannya adalah demi untuk bangsa dan demi menjaga persatuan, demi menjaga keutuhan, dan demi keutuhan Republik Indonesia,” tegasnya.

Sebagai bagian dari upaya menjaga persatuan, Presiden Prabowo rutin menggelar pertemuan dengan para tokoh pemimpin nasional. 

Salah satunya terjadi pada Selasa malam, 3 Maret 2026, yang membuka ruang dialog sebagai wadah bertukar pandangan strategis bagi pembangunan bangsa.

“Presiden menerima pandangan itu dengan senang hati, dan sebagai sebuah masukan yang oleh beliau menjadikan referensi dalam pengambilan keputusan,” tambah Muzani.

Lebih jauh Muzani menekankan bahwa Presiden terus mendorong terciptanya ruang diskusi yang kolaboratif dan inklusif dalam penyelenggaraan negara. 

“Pada prinsipnya Presiden sangat terbuka terhadap pandangan, pemikiran dari semua para pemimpin masyarakat, pemimpin bangsa,” pungkasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya