Berita

Ilustrasi/Freepik.

Kesehatan

Kiat Menjaga Nafas Segar Sepanjang Puasa dan Mencegah Bau Mulut

RABU, 04 MARET 2026 | 13:00 WIB | OLEH: ANANDA GABRIEL

Bulan suci Ramadan identik dengan ibadah yang mengharuskan umat Muslim menahan lapar dan cairan selama lebih dari 12 jam.

Kondisi fisiologis ini kerap memunculkan tantangan kesehatan tersendiri, salah satunya adalah keluhan bau mulut saat puasa.

Masalah kesehatan mulut ini tidak hanya mengganggu kenyamanan pribadi, tetapi juga berpotensi menurunkan rasa percaya diri saat berinteraksi sosial sehari-hari.


Mengapa bau mulut sering muncul saat berpuasa? Secara medis, napas tak sedap atau halitosis puasa utamanya dipicu oleh penurunan drastis produksi air liur (saliva).

Berhentinya asupan cairan selama belasan jam menjadikan rongga mulut mengering. Kondisi ini menciptakan lingkungan yang sangat ideal bagi bakteri anaerob untuk berkembang biak pesat dan melepaskan senyawa Volatile Sulfur Compounds (VSC), yakni gas berbau tajam yang menyerupai bau belerang.

Fakta ini didukung oleh riset akademik yang diterbitkan oleh Al-Ansari, A. (2011) bertajuk 'Impact of Ramadan Fasting on Oral Health Status'.

Dalam penelitian tersebut dijelaskan bahwa rutinitas puasa terbukti menurunkan laju aliran air liur secara signifikan, yang pada gilirannya secara langsung memicu perubahan komposisi mikrobiota di dalam rongga mulut.

Kiat Praktis untuk Nafas Tetap Segar Selama Puasa

Kunci utama dari tips puasa bau mulut adalah kedisiplinan ekstra dalam menjaga kebersihan gigi, gusi, dan lidah.

Asosiasi kesehatan gigi secara konsisten mengimbau masyarakat untuk menyikat gigi secara menyeluruh menggunakan pasta gigi ber-fluoride segera setelah makan sahur dan sebelum tidur di malam hari.

Selain itu, pastikan Anda tidak melewatkan penggunaan alat pembersih lidah (tongue scraper) untuk mengangkat tumpukan sisa makanan dan plak bakteri penyumbang bau yang sering bersembunyi di papila lidah.

Perhatikan Asupan Makanan dan Pola Hidrasi

Demi mempertahankan nafas segar puasa, pemilihan menu makanan sangat menentukan. Hindari konsumsi hidangan beraroma menyengat seperti bawang mentah, jengkol, atau petai saat sahur.

Untuk mencegah kekeringan mulut di siang hari, terapkan pola hidrasi 2-4-2 (dua gelas air putih saat berbuka, empat gelas di malam hari, dan dua gelas saat sahur).

Asupan delapan gelas air ini krusial untuk menjaga kelembapan alami rongga mulut dan mencegah lonjakan bakteri pembusuk.

Merawat kesehatan rongga mulut secara optimal adalah langkah esensial untuk memaksimalkan ibadah di bulan suci.

Dengan rutinitas pembersihan yang disiplin dan manajemen hidrasi yang tepat, umat Muslim dapat menjalankan ibadah dengan lebih khusyuk, sehat, dan percaya diri tanpa harus terganggu oleh masalah napas tak sedap.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

KPK Terbitkan Sprindik Baru Terkait TPPU Wali Kota Madiun Maidi

Rabu, 23 September 2026 | 18:27

Pemerintah Sediakan Pendidikan Gratis Mulai TK hingga SMA Lewat Dana BOS

Rabu, 23 September 2026 | 18:19

IHSG-Rupiah Kompak Parkir di Zona Hijau Usai BI Tahan Suku Bunga

Rabu, 23 September 2026 | 17:58

Beli Tiket MotoGP Indonesia 2026 via wondr by BNI Diskon hingga Rp300 Ribu

Rabu, 23 September 2026 | 17:41

Anggota DPRD Hingga Petinggi LSM Diperiksa KPK dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 23 September 2026 | 17:38

Prabowo Bentuk Tim Khusus Kaji Rencana Gratiskan Kuliah di PTN

Rabu, 23 September 2026 | 17:34

Bos BI Ungkap Investasi Asing Masuk RI Rp7,1Triliun, Ditopang SBN

Rabu, 23 September 2026 | 17:18

Legislator Nasdem Dorong Pembenahan Pelayaran, Belajar dari Kereta Api

Rabu, 23 September 2026 | 17:09

Pemerintah Bisa Lebih Repot Bila Daya Beli Kelas Menengah Terus Tertekan

Rabu, 23 September 2026 | 17:01

Prabowo Pantau Karhutla Sumatra-Kalimantan, 209,78 Hektare Masih Dipadamkan

Rabu, 23 September 2026 | 16:52

Selengkapnya