Berita

Presiden Prabowo Subianto bersama Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Presiden ke-7 RI Joko Widodo dalam acara makan malam kebangsaan di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Selasa, 3 Maret 2026. (Foto: BPMI Setpres)

Politik

Diapit SBY dan Jokowi, Prabowo Beberkan Hasil Lawatan Luar Negeri

RABU, 04 MARET 2026 | 04:17 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Presiden ke-7 RI Joko Widodo terlihat mengapit Presiden Prabowo Subianto dalam acara makan malam kebangsaan di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Selasa, 3 Maret 2026.

Prabowo mengenakan baju safari berpeci hitam, sedangkan Jokowi dan SBY terlihat mengenakan batik lengan panjang.

Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri dikabarkan tidak hadir dalam pertemuan tersebut. Para mantan Wapres seperti Boediono, Ma’ruf Amin, Jusuf Kalla juga tampak hadir dalam pertemuan ini.


Prabowo yang didampingi Wapres Gibran Rakabuming Raka beserta Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya turut menyambut kedatangan para mantan presiden dan wakil presiden.

Beberapa anggota Kabinet Merah Putih juga turut hadir, di antaranya Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa, Menlu Sugiono dan lainnya.

Selain itu, juga terdapat 8 pimpinan partai politik yang hadir dalam makan malam tersebut.

Dalam pertemuan berdurasi 4 jam itu, Presiden Prabowo memaparkan hasil lawatan ke sejumlah negara serta kondisi geopolitik global saat ini. Ia juga meminta pandangan dari para mantan presiden serta wakil presiden terkait sikap yang perlu diambil Indonesia.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan, forum itu digelar sebagai ajang silaturahmi sekaligus diskusi strategis di tengah dinamika global yang kian kompleks.

“Alhamdulillah hampir sebagian besar hadir, untuk diskusi bersilaturahmi saling bertukar pandang. presiden ingin bertukar pandang dengan tokoh tersebut,” kata Teddy.


Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Tanpa Rompi dan Borgol Saat Ditahan, DPP IMM Minta Kejagung Tak Istimewakan Febrie

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:43

Belum Sebulan IPO, Direktur RANS Tiba-tiba Mundur

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:30

Revitalisasi Pengurus AMPI Perkuat Konsolidasi Organisasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:26

Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong, KPK Geledah Kediaman Kadis PUPR Bengkulu

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:09

Zulhas: Swasembada Pangan Bukan Sekadar Ekonomi, tapi Kehormatan Bangsa

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:07

PDIP Jatim Hadirkan RedTalks, Wadah Masyarakat Sampaikan Aspirasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:54

Sekolah Nasional Terintegrasi: Resep Medis Kuratif Pendidikan dan Kesehatan Anak

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:39

Tak Pakai Borgol dan Rompi, PB PMII: Febrie Adriansyah Cetak Sejarah

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:35

TB Hasanuddin: Jangan Akali Putusan MK dengan Bebani Pelanggan

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:59

Lodewijk: Ancaman Indonesia Kini Bukan Hanya Perang, tapi Ekonomi hingga Iklim

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:49

Selengkapnya