Berita

Ilustrasi Lontong Cap Go Meh (Sumber: Gemini Generated Image)

Nusantara

Sejarah Lontong Cap Go Meh, Simbol Akulturasi Budaya Tionghoa dan Nusantara

SELASA, 03 MARET 2026 | 20:23 WIB | OLEH: TIFANI

Lontong Cap Go Meh bukan sekadar sajian kuliner, melainkan simbol akulturasi budaya Tionghoa dan Nusantara yang sarat makna. Hidangan ini hampir selalu hadir dalam perayaan Cap Go Meh, yakni malam ke-15 setelah Tahun Baru Imlek yang menjadi penutup rangkaian perayaan tersebut. 

Dalam tradisi Tionghoa, Cap Go Meh menjadi momen doa dan ungkapan syukur atas datangnya tahun baru menurut kalender lunar. Secara etimologis, Cap Go Meh berasal dari dialek Hokkien, “cap go” yang berarti lima belas dan “meh” yang berarti malam. 

Di Indonesia, perayaan ini berkembang dengan sentuhan budaya lokal. Salah satu wujud akulturasi yang paling nyata terlihat pada kehadiran lontong Cap Go Meh, hidangan khas yang justru tidak ditemukan dalam tradisi kuliner Tionghoa di negara asalnya.


Sejarah lontong Cap Go Meh mencerminkan pertemuan dua budaya yang saling memengaruhi. Seiring migrasi masyarakat Tionghoa ke Jawa, terjadi interaksi sosial dan pernikahan dengan penduduk setempat. 

Dari sinilah lahir komunitas Peranakan Tionghoa yang memadukan unsur budaya, termasuk dalam urusan dapur. Adaptasi tersebut melahirkan sajian seperti lontong Cap Go Meh, yang secara komposisi mirip dengan lontong khas Jawa, tetapi disajikan dalam konteks perayaan Cap Go Meh.

Hidangan ini umumnya terdiri dari lontong yang disajikan bersama opor ayam berkuah santan kuning, sayur lodeh, sambal goreng hati, telur pindang, acar, abon sapi, bubuk koya, sambal, serta kerupuk. Meski sekilas tampak seperti menu lontong pada umumnya, setiap unsur memiliki filosofi tersendiri. 

Bentuk lontong yang panjang melambangkan harapan panjang umur. Telur menjadi simbol keberuntungan, sementara kuah santan berwarna kuning keemasan melambangkan kemakmuran dan rezeki yang melimpah.

Penyajian lontong cap go meh pun tidak sembarangan. Lontong Cap Go Meh biasanya ditata penuh dan melimpah di atas piring, dengan lauk yang menjulang dan kuah yang berlimpah. 

Tampilan tersebut menjadi simbol doa agar kehidupan di tahun yang baru dipenuhi keberkahan, kebahagiaan, dan kesuksesan. Tak heran jika lontong Cap Go Meh dipandang lebih dari sekadar makanan. 

Ia merupakan representasi nilai budaya, sejarah akulturasi, serta harapan spiritual yang diwariskan turun-temurun dalam perayaan Cap Go Meh.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

UPDATE

Perempuan Tani HKTI Terapkan Teknologi IoT, Pangkas Penggunaan Pupuk hingga 50 Persen

Minggu, 01 November 2026 | 12:32

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

PTKIN Siapkan Langkah agar Inovasi Mahasiswa Tak Berhenti di Ajang Lomba

Minggu, 01 November 2026 | 11:56

Kloter Pertama Haji 2027 Terbang 11 April, Ini Jadwal Lengkapnya

Minggu, 01 November 2026 | 11:50

Imigrasi Sudah Cegah Ahmad Dedi ke Luar Negeri Atas Permintaan KPK

Minggu, 01 November 2026 | 11:36

Puluhan Orang Diamankan Polisi saat Gerebek Kampung Bahari

Minggu, 01 November 2026 | 11:30

Maroko Sambut Keputusan PBB Akhiri Misi MINURSO di Sahara Barat

Minggu, 01 November 2026 | 11:17

Citra Polri Bisa Rusak Akibat Dua Kejadian Ini

Minggu, 01 November 2026 | 11:05

Ombudsman Ingatkan Polri Jaga Etika dan Hormati HAM saat Penggeledahan

Minggu, 01 November 2026 | 10:48

PPK Ajak Masyarakat Berperan bersama Presiden Prabowo Wujudkan Kedaulatan

Minggu, 01 November 2026 | 10:42

Selengkapnya