Berita

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea. (Foto: Istimewa)

Politik

Buruh Komitmen Dukung Program Kerakyatan Presiden Prabowo

SELASA, 03 MARET 2026 | 16:39 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Buruh tegas mendukung seluruh program Presiden Prabowo Subianto dengan keyakinan Kepala Negara berpihak pada serikat buruh.

Begitu ditegaskan Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea usai melangsungkan pertemuan dengan Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad. 

Mewakili buruh, Andi Gani berterima kasih kebijakan Prabowo sejauh ini bersandar pada kepentingan rakyat.


"Jadi kami KSPSI, KSBSI juga tentu bersama KSPI Said Iqbal menyampaikan dukungan penuh kepada Presiden Prabowo Subianto untuk tetap teguh melaksanakan semua program yang pro-rakyat," ujar Andi Gani di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa 3 Maret 2026. 

Pada kesempatan itu juga, Andi Gani mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo sering berkomunikasi secara informal dengan serikat buruh. Dalam komunikasi itu, Presiden Prabowo selalu bersikap terbuka menerima masukan dari serikat buruh.

"Dan juga banyak teman-teman media tidak tahu bahwa Pak Presiden sering berkomunikasi secara informal dengan kami, sangat terbuka dan sangat egaliter," katanya.

Tak hanya itu, Andi Gani bahkan menyebut Presiden Prabowo selalu responsif ketika mendapat keluhan para buruh di Tanah Air. Untuk itu, dia memastikan KSPSI berkomitmen akan terus mengawal pemerintahan Presiden Prabowo.

Hal senada disampaikan Presiden Konfederasi Serikat Buruh Indonesia (KSBSI) Elly Rosita Silaban. Dia menyampaikan KSBSI mendukung semua program pemerintahan Presiden Prabowo.

"Sekarang ini kan banyak sekali yang kami minta dari pemerintah tentang undang-undang, tentang reaktivasi PBI juga, dan inilah yang kami banggakan dari beliau yang memang menyiapkan waktu buat kami," demikian Elly.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Status Hukum dan Akuntansi Danantara Alami Kebingungan

Minggu, 26 Juli 2026 | 03:23

Koops TNI Habema Berhasil Evakuasi Dua Korban Aksi Kekerasan di Yahukimo

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:57

Pembangunan Papua Harus Dimulai dari Pendidikan Anak

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:42

Pengusutan Diskriminasi WNI di Bali Penting Buat Jaga Wibawa Hukum

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:24

Dari Ekopol Kolonial Menuju Berdaulat

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:57

Generasi Emas Institute jadi Harapan Baru Anak Muda Menatap 2045

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:33

Lahirnya Generasi Hebat OAP Tolok Ukur Keberhasilan PSN Papua

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:10

Polda Jabar Selidiki Penemuan Jenazah Seorang Satpam di Waduk Jatiluhur

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:53

Cegah Bad Mining Lewat Koperasi

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:35

Dana Keistimewaan Yogyakarta Sukses Berdayakan Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:12

Selengkapnya