Berita

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Abdul Mu’ti. (Foto: Dok. Kemendikdasmen)

Politik

MBG Perkuat Fondasi SDM Sejak Dini

SELASA, 03 MARET 2026 | 13:46 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kian menunjukkan dampak konkret bagi dunia pendidikan nasional. Puluhan juta peserta didik di berbagai daerah telah merasakan manfaatnya, terutama dalam peningkatan kesehatan, kesiapan belajar, dan pembentukan karakter sejak usia dini.

Program ini dinilai tak sekadar menjawab persoalan asupan gizi, tetapi juga memperkokoh fondasi pembangunan sumber daya manusia (SDM).

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Abdul Mu’ti, menyebut makan bergizi sebagai langkah strategis negara dalam menyiapkan generasi berkualitas. Anak dengan kecukupan gizi, ujarnya, memiliki dasar yang lebih kuat untuk berkembang secara optimal.


“Program makan bergizi adalah ikhtiar menyiapkan kualitas manusia sejak dini, sehingga anak-anak dan masyarakat memiliki fondasi yang kuat untuk belajar, bertumbuh, dan berkontribusi,” kata Abdul Mu’ti dalam siaran persnya, Selasa (3/3/2026).

Ia menegaskan, MBG dirancang sebagai bagian dari pendekatan pendidikan yang komprehensif. Kondisi fisik yang sehat membuat peserta didik lebih fokus, siap menerima pelajaran, dan mampu memaksimalkan potensi di lingkungan sekolah.

Dalam kerangka nilai, Abdul Mu’ti mengaitkan kebijakan ini dengan konsep Islam bastatan fil ‘ilmi wal jism –keunggulan ilmu yang sejalan dengan ketangguhan fisik. Ia menyinggung kisah Thalut yang dipilih memimpin bukan karena harta, melainkan kapasitas intelektual dan kekuatan jasmani.

“Tafsir modern menyebut amanah besar menuntut daya lahir dan batin yang dipandu iman, ilmu, serta pendidikan yang sistematis. Ilmu dimaknai sebagai pengetahuan yang bermanfaat, sementara jism mencakup kesehatan, kebugaran, ketahanan mental, dan kecakapan hidup,” paparnya.

Menurutnya, pendekatan tersebut menempatkan MBG sebagai pintu masuk pembentukan karakter. Generasi unggul membutuhkan tubuh yang sehat agar ilmu dapat tumbuh dan diwujudkan dalam kerja nyata.

Pada akhirnya, program ini diarahkan untuk melahirkan generasi yang siap belajar, siap bekerja, dan siap memikul tanggung jawab sosial. Asupan bergizi dipandang sebagai bagian integral dari strategi membangun manusia Indonesia yang tangguh dan berdaya saing.

Dengan cakupan yang terus meluas, MBG diharapkan menjadi salah satu pilar penting dalam menyiapkan Generasi Emas 2045 serta menjawab tantangan masa depan.

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Dikabarkan Kembali Gelar OTT di Sumut

Kamis, 02 Juli 2026 | 20:50

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

Wacana Penyeragaman Kemasan Bikin Pusing Industri Hasil Tembakau

Selasa, 07 Juli 2026 | 00:08

Komisi IV DPR Siapkan Tim Investigasi Tailing Freeport di Timika

Senin, 06 Juli 2026 | 23:58

MSBI-Apkasi Kolaborasi Kembalikan Kejayaan Sepak Bola RI

Senin, 06 Juli 2026 | 23:36

Korupsi Batu Bara Biang Kerok Blackout di Sejumlah Wilayah Indonesia

Senin, 06 Juli 2026 | 23:30

75 Persen Kredit Pensiunan Kini Bidik Kegiatan Usaha

Senin, 06 Juli 2026 | 23:07

RUU HAM Masih Lemah Melindungi Hak Perempuan

Senin, 06 Juli 2026 | 22:56

Tukar Pikiran Bola Nasional

Senin, 06 Juli 2026 | 22:45

Survei Terbuka IndexMundi, Burhanuddin Muhtadi Beberkan Cacat Metodologi Riset Online

Senin, 06 Juli 2026 | 22:39

Polri Minta Bandar Narkoba Penyerang Anggota Polres Katingan Serahkan Diri

Senin, 06 Juli 2026 | 22:21

Menaker Pastikan Isu PHK TikTok-Tokopedia Tuntas

Senin, 06 Juli 2026 | 22:20

Selengkapnya