Berita

Peringatan gempa Maluku (Situs BMKG)

Nusantara

Maluku Dini Hari Digoyang Dua Gempa, Ini Fakta yang Perlu Diketahui Warga

SELASA, 03 MARET 2026 | 08:58 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat dua gempa bumi mengguncang wilayah Barat Laut Maluku Barat Daya pada Rabu dini hari 3 Maret 2026. 

Gempa pertama berkekuatan magnitudo 5,0 terjadi pukul 00.40 WIB, sementara gempa kedua menyusul dengan magnitudo 5,1 di wilayah Laut Banda hampir bersamaan.

Episenter gempa pertama berada sekitar 43 kilometer barat laut Kabupaten Maluku Barat Daya, dengan koordinat 7,76 Lintang Selatan dan 127,77 Bujur Timur, pada kedalaman 91 kilometer. Gempa kedua terdeteksi di koordinat 7,82 LS dan 127,75 BT, dengan kedalaman 102 kilometer.


BMKG menegaskan, kedua gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Hal ini karena kedalaman gempa tergolong menengah hingga dalam, sehingga energi gempa lebih banyak terserap di bawah permukaan dan tidak cukup untuk memicu pergerakan vertikal dasar laut yang signifikan.

Meski tidak menimbulkan tsunami, guncangan tetap terasa di sejumlah wilayah, terutama karena magnitudonya berada di atas angka lima. Kondisi ini bisa memicu kepanikan singkat, terutama saat gempa terjadi pada malam hari saat aktivitas warga minim.

Wilayah Maluku dan sekitarnya berada di pertemuan beberapa lempeng tektonik aktif, sehingga gempa dengan kekuatan menengah bukan hal yang asing di kawasan ini. Yang membedakan hanyalah waktu, lokasi, dan dampaknya terhadap warga.

Dalam situasi seperti ini, informasi cepat dan akurat menjadi kunci. Kepastian dari BMKG bahwa gempa tidak memicu tsunami membantu meredam kepanikan dan mencegah penyebaran informasi yang belum terverifikasi.

Peristiwa ini juga mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan masyarakat, terutama di wilayah pesisir. Tujuannya bukan menimbulkan ketakutan, tetapi membangun refleks tanggap jika terjadi situasi yang lebih berisiko di masa mendatang.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Prabowo Kumpulkan Ratusan Pengurus Kadin se-Indonesia di Istana

Jumat, 31 Juli 2026 | 14:26

Larangan Dapur MBG Gunakan Barang Bersubsidi Sudah Tepat

Jumat, 31 Juli 2026 | 14:25

Cegah Gagal Panen, Komisi IV DPR Minta Pemerintah Antisipasi Dampak El Nino

Jumat, 31 Juli 2026 | 14:03

Indonesia-Tiongkok Perkuat Kemitraan Strategis Berbasis Ekonomi Hijau

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:53

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Dinilai Paling Siap, Palangka Raya jadi Percontohan Digitalisasi Perlinsos Berbasis IKD

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:33

Praperadilan Ketiga Roy Suryo, Ahli Perkuat Dalil Permohonan Ganti Rugi Rp206 Juta

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:32

Jakarta Gandeng Banten Bangun Kawasan Ketahanan Pangan Terpadu

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:27

Digitalisasi Perizinan Tutup Celah Perdagangan Satwa Liar Ilegal

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:12

IHSG Sesi I Menguat 29 Poin, Saham TINS DEWA dan BBCA Paling Memikat Investor

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:12

Selengkapnya