Berita

Menteri Luar Negeri China Wang Yi (Foto: Kementerian Luar Negeri China)

Dunia

China Dukung Iran Pertahankan Kedaulatan, Desak Gencatan Senjata Segera

SELASA, 03 MARET 2026 | 07:14 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah China menyatakan dukungan terhadap Iran di tengah memanasnya konflik di Timur Tengah. 

Dalam percakapan telepon dengan Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, Menteri Luar Negeri China Wang Yi menegaskan mendukung Teheran dalam mempertahankan kedaulatan dan integritas wilayahnya dari serangan Amerika Serikat dan Israel.

"China menghargai persahabatan tradisional antara China dan Iran, mendukung Iran dalam mempertahankan kedaulatan, keamanan, integritas wilayah, dan martabat nasionalnya, serta mendukung Iran dalam melindungi hak dan kepentingan sahnya," kata Wang, dikutip dari Global Times, Selasa 3 Maret 2026.


Beijing juga mendesak Washington dan Tel Aviv untuk segera menghentikan operasi militer. Menurut Wang, tindakan kedua negara tersebut berisiko memperluas konflik ke seluruh kawasan Timur Tengah.

Wang menambahkan bahwa isu nuklir Iran seharusnya dikembalikan ke jalur penyelesaian politik dan diplomatik, bukan melalui kekuatan militer.

Dalam pembicaraan terpisah dengan Menteri Luar Negeri Oman, Badr Albusaidi, Wang menuding AS dan Israel telah melanggar tujuan dan prinsip Piagam PBB dengan memicu perang terhadap Iran. Ia menegaskan China siap memainkan peran konstruktif melalui Dewan Keamanan PBB guna menegakkan keadilan dan mendorong perdamaian.

Wang juga berbicara dengan Menteri Luar Negeri Prancis, Jean-Noel Barrot, dan memperingatkan bahwa dunia berisiko “kembali ke hukum rimba.” Ia menekankan bahwa negara besar tidak boleh menyerang negara lain secara sewenang-wenang hanya karena keunggulan militer.

Konflik meningkat sejak Sabtu, ketika AS dan Israel melancarkan serangan ke puluhan target di Iran. Serangan tersebut dilaporkan menewaskan ratusan orang di Iran. Sebagai balasan, Teheran menembakkan gelombang rudal dan drone ke Israel, sejumlah negara Teluk, serta pangkalan Inggris di Siprus.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya