Berita

Ilustrasi (Tangkapan layar RMOL dari siaran YouTube NDTV)

Dunia

CIA Pantau Ali Khamenei Berbulan-bulan sebelum Israel Serang Iran

SENIN, 02 MARET 2026 | 14:11 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Otoritas Amerika Serikat dan Israel dilaporkan telah menghabiskan waktu berminggu-minggu hingga berbulan-bulan untuk melacak pergerakan para pemimpin senior Iran sebelum melancarkan serangan mendadak di siang hari pada akhir pekan lalu.

Dikutip dari AFP, Senin 2 Maret, 2026, seorang pejabat militer Israel dan sumber lain yang mengetahui operasi tersebut mengatakan, badan intelijen AS, Central Intelligence Agency (CIA), selama berbulan-bulan memantau pergerakan para petinggi Iran, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei.

Informasi intelijen itu kemudian dibagikan kepada pihak Israel. Berdasarkan data tersebut, waktu pelaksanaan serangan disebut-sebut disesuaikan agar tepat mengenai sasaran, terutama ketika para tokoh penting Iran diketahui berada di lokasi yang sama.


Pejabat militer Israel yang berbicara dengan syarat anonim mengatakan bahwa sejumlah faktor menciptakan apa yang ia sebut sebagai “peluang emas” untuk melumpuhkan sebagian besar kepemimpinan Iran. Faktor tersebut mencakup latihan selama berminggu-minggu, pemantauan intensif terhadap pergerakan para pejabat senior, serta intelijen waktu nyata (real-time intelligence) sesaat sebelum serangan dimulai.

Menjelang serangan, laporan intelijen menunjukkan bahwa sejumlah target utama sedang berkumpul. Situasi itu dinilai sebagai momentum strategis untuk melancarkan serangan kejutan pada siang hari.

Secara keseluruhan, operasi ini disebut sebagai hasil koordinasi erat antara AS dan Israel, dengan pertukaran informasi intelijen yang berperan penting dalam menentukan waktu dan efektivitas serangan.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Wall Street Variatif, Nasdaq Naik Ditopang Saham AI

Rabu, 23 September 2026 | 08:21

Kejagung Garap Lima Saksi di Kasus Korupsi MBG, Ada Pegawai SPPG Karawang

Rabu, 23 September 2026 | 08:06

Emas Gagal Bersinar, Tertekan Ekspektasi Suku Bunga Ketat dan Penguatan Dolar AS

Rabu, 23 September 2026 | 07:41

Dolar AS Berfluktuasi Ditopang Ketidakpastian Minyak

Rabu, 23 September 2026 | 07:23

Bursa Eropa Beragam: Dorongan Sektor Teknologi Imbangi Tekanan Sektor Keuangan

Rabu, 23 September 2026 | 07:07

Ruang Amal Indonesia-IFG Life-Kemenko PM Hadirkan Program bagi Ojol Tunarungu

Rabu, 23 September 2026 | 06:40

Sering Kebakaran, Gedung Wajib Miliki Alat Deteksi Dini

Rabu, 23 September 2026 | 06:28

MUI Minta Pelaku Usaha Bersiap Hadapi Wajib Halal 18 Oktober

Rabu, 23 September 2026 | 06:18

Kursi Gibran Goyang

Rabu, 23 September 2026 | 06:03

Dua Jemaah Haji Indonesia Masih Dirawat di RS Arab Saudi

Rabu, 23 September 2026 | 05:45

Selengkapnya