Berita

Petugas polisi menembakkan gas air mata untuk membubarkan Muslim Syiah yang berbaris menuju Kedutaan Besar AS selama unjuk rasa Minggu, 1 Maret 2026. (Foto: AP)

Dunia

Kematian Khamenei Picu Amuk Massa di Kedubes AS Pakistan, 21 Orang Jadi Korban

SENIN, 02 MARET 2026 | 12:59 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Gelombang protes anti-Amerika Serikat di Pakistan berubah menjadi kerusuhan berdarah menyusul tewasnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. 

Mengutip laporan Anadolu News, Senin, 2 Maret 2026, sebanyak 21 orang dilaporkan tewas dalam bentrokan antara demonstran dan aparat keamanan di berbagai kota besar hari Minggu, 1 Maret 2026.

Di kota pelabuhan Karachi, ratusan pengunjuk rasa yang merupakan Muslim Syiah bergerak menuju kompleks US Consulate Karachi untuk memprotes pembunuhan Khamenei. 


Polisi menanggapi dengan gas air mata dan tembakan peringatan ketika massa mendesak masuk ke dalam area konsulat, memicu bentrokan sengit yang menewaskan puluhan orang.

Beberapa demonstran berhasil menembus area konsulat, merusak jendela dan membakar bagian resepsionis, sebagaimana terlihat dalam berbagai video yang beredar di media sosial.

Aksi massa juga menyulut pembakaran pos pemeriksaan polisi dan ban di jalanan saat suasana semakin memanas.

Kerusuhan tak hanya terjadi di Karachi. Di wilayah utara Gilgit-Baltistan, bentrokan antara pengunjuk rasa dan aparat keamanan juga menggugurkan nyawa sejumlah orang. Bahkan sebuah kantor PBB di Skardu sempat dibakar oleh para demonstran yang emosi.

Di ibu kota Islamabad, polisi menutup semua akses menuju kawasan Diplomatik yang menjadi lokasi sejumlah kedutaan, termasuk Embassy of the United States, Islamabad. 

Ketegangan meningkat ketika demonstran mencoba menerobos barikade menuju kedutaan, sehingga aparat kembali menggunakan gas air mata dan tembakan peringatan untuk membubarkan massa.

Menteri Dalam Negeri Pakistan Mohsin Naqvi turun langsung untuk menemui para pengunjuk rasa. 

Meski mengakui duka yang dirasakan rakyat atas insiden internasional ini, Naqvi mengimbau mereka untuk tetap menyampaikan aspirasi secara damai agar tidak memperburuk situasi yang sudah tegang. 

Presiden Asif Ali Zardari menyampaikan kesedihan mendalam atas kemartiran Khamenei dan menyampaikan belasungkawa kepada Iran.

"Pakistan berdiri bersama bangsa Iran di saat duka ini dan turut merasakan kehilangan mereka," ujarnya.

Situasi menggambarkan bagaimana kematian Khamenei telah memicu gelombang kemarahan yang meluas di dunia Muslim, menjalar dari Islamabad ke Karachi dan berbagai wilayah lain di Pakistan, serta menimbulkan korban jiwa dalam jumlah besar di tengah demonstrasi yang awalnya bermotif solidaritas.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

Panen Raya TNI, Presiden Prabowo: Saya Bahagia Hari Ini

Jumat, 17 Juli 2026 | 22:57

UPDATE

Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara 2026 Digelar di JCC, Dorong UMKM Naik Kelas

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:25

Jaksa Agung Rotasi 29 Jaksa Termasuk Dirdik Jampidsus

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:05

Bawaslu Mulai Susun Indeks Kerawanan Pemilu 2029

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:00

Refly Harun Kawal Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:45

Max Blumenthal Soroti Ancaman Kebebasan Pers akibat Kemitraan AS-Israel

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:43

OPM Pimpinan Kopitua Heluka Diduga Dalang Pembunuhan Tiga Warga Sipil di Yahukimo

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:39

Pemuda Jabar Peduli Gelar Santunan untuk Korban Pesta Rakyat Garut

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:36

Gus Yahya Siap Bertarung Lagi Pertahankan Kursi Ketum PBNU

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:32

Pakta Integritas Perempuan Bangsa Wujud Totalitas Besarkan PKB

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:30

Wakapolri Ingatkan Perwira Remaja: Satu Tindakan Menyimpang Rusak Kepercayaan Polri

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:21

Selengkapnya