Berita

Gedung Bank Indonesia (Foto: RMOL/Alifia Dwi)

Bisnis

Sentimen Global Tekan Rupiah ke Kisaran Rp17.000, In Respon BI

SENIN, 02 MARET 2026 | 12:06 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Bank Indonesia (BI) memastikan akan terus mencermati dinamika pasar keuangan global setelah nilai tukar Rupiah tertekan akibat eskalasi konflik di Timur Tengah pasca serangan Israel ke Iran.

Kepala Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas (DPMA) BI, Erwin Gunawan Hutapea, mengatakan kondisi geopolitik yang memanas memicu sentimen risk off di pasar keuangan.

Menurut Erwin, bank sentral akan merespons perkembangan tersebut dengan melalukan berbagai intervensi untuk menjaga Rupiah bergerak sesuai fundamentalnya.


“Bank Indonesia akan tetap hadir di pasar melalui intervensi baik transaksi Non-Deliverable Forward (NDF) di pasar luar negeri maupun transaksi spot dan Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF) di pasar domestik,” ujarnya dalam keterangan resmi Senin, 2 Maret 2026.

Selain intervensi di pasar valas, BI juga menegaskan akan terus mengoptimalkan kebijakan guna meningkatkan efektivitas transmisi kebijakan suku bunga.

“BI juga akan terus mengoptimalkan kebijakan untuk meningkatkan efektivitas transmisi kebijakan suku bunga,” tandasnya.

Mengutip data Bloomberg, hingga pukul 11.40 WIB, Rupiah masih terus tertekan ke Rp16.851 per Dolar AS, atau merosot 64 basis point (0,38 persen). Pergerakan ini semakin mendekati kurs Rp17.000 terhadap Dolar AS.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cek Siaran Langsung Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Selasa, 22 September 2026 | 02:21

DPRD DKI Apresiasi Kebijakan Penutupan TPS Ilegal

Selasa, 22 September 2026 | 02:01

Indonesia Rebut 7 Medali di Aichi-Nagoya

Selasa, 22 September 2026 | 01:42

Ditjen AHU Perkuat Pengawasan Korporasi

Selasa, 22 September 2026 | 01:23

Wamendagri Ribka Haluk Berduka Tiga ASN Jadi Korban KKB

Selasa, 22 September 2026 | 01:01

Hasil Audit BPK Ditunggu dalam Kasus Toba Pulp Lestari

Selasa, 22 September 2026 | 00:37

Tiga Bulan Nganggur, Karyawan De Club Arjuna Geruduk Balai Kota

Selasa, 22 September 2026 | 00:26

Kejagung Periksa Dirut PT Migas Kota Bekasi terkait Dugaan Korupsi KSO

Selasa, 22 September 2026 | 00:01

80 Negara Siap Hadapi Wajib Sertifikasi Halal

Senin, 21 September 2026 | 23:47

KPK Harus Periksa Nusron Wahid demi Kepastian Hukum

Senin, 21 September 2026 | 23:31

Selengkapnya